Jalinsum Sipirok Kupak-kapik

SIPIROK-Kondisi Jalinsum Sipirok-Padangsidimpuan (Pps) Km 2 tepatnya di simpang Padang Bujur ke simpang SMAN 2 Plus Sipirok sangat berbahaya dan memprihatinkan. Jika pengendara tidak hati-hati, jalan kondisi jalan ini sangat mengundang bahaya.

Saat ini kondisi jalan berlubang semakin parah dari waktu ke waktu  dan kerab mengancam keselamatan pengendara. Upaya perbaikan tambal sulam yang dilakukan pihak terkait sekitar 3 bulan terakhir, dinilai tidak maksimal, karena ketahanannya tak sampai seumur jangung.

Melihat kondisi tersebut, warga pengguna jalan meminta keseriusan pemerintah melalui instansi terkait dalam menjalankan tugasnya dalam memperbaiki jalan tersebut, dan jangan terkesan asal siap asal jadi, sehingga hasilnya tak begitu mendatangkan manfaat bagi warga dalam waktu lama.

Pantauan METRO Senin (5/12), beberapa kendaraan terpaksa harus saling menunggu dan melintas satu-persatu. Itupun dengan cara perlahan, agar tidak terjatuh, karena badan jalan bergelombang dengan beberapa kubangan menganga penuh genagan air yang kedalamannya tak menentu.

Seorang pengendara sepeda motor, Nur (30) kepada METRO mengaku kesulitan melintasi badan jalan berlubang tersebut, terutama keberadaan genangan air yang keruh. Karenanya dia terpaksa berhenti menunggu kendaraan yang datang dari arah berlawanan agar melintas duluan.

“Kami berharap pemerintah melalui instansi terkait lebih mengutamakan kwalitaslah padahal baru beberapa bulan jalan ini diperbaiki tapi sudah rusak lagi,” ucap Nur.

Pengendara lainnya Rudi (33) juga mengaku, pernah mengalami kerusakan mesin akibat adanya genangan air dilokasi tersebut. “Jika tak hati-hati bisa menimbulkan bahaya. Kiranya jalan tersebut ditambal kembali tapi lebih baiklah dibuat,” pintanya. (ran/mer)

Baca Juga :  Pria Telanjang Dada Tewas Tersengat Listrik

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*