Jalinsum Sipirok-Tarutung Anjlok

Jumat, 26 Pebruari 2010 – www.metrosiantar.com

lw+aek+latong1+copy+copy Jalinsum Sipirok Tarutung Anjlok SIPIROK-METRO; Setelah diguyur hujan, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipirok-Tarutung Km 6, tepatnya di Dusun Aek Latong Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan anjlok. Badan jalan yang ajlok mencapai 10 meter.

Ardi (35) pengguna jalan yang sedang lewat kepada METRO mengatakan, kondisi jalan yang anjlok tersebut sudah berlangsung sekitar sebulan terakhir, namun belum dibenahi. Kondisinya semakin parah, dan dikhawatirkan jika tidak ditangani dengan cepat, jalan akan putus total. “Sudah sekitar sebulan terakhir, nampaknya makin parah” ujarnya.

Warga lainnya Zainal Simbolon (46) dan Siregar (40) khawatir jika sewaktu-waktu pengendara terjatuh ke dalam jurang, karena kondisi jalan membahayakan, apalagi di malam hari. “Badan jalan berliang dan sangat berbahaya jika dilewati kendaraan terutama yang bermuatan berat,” kata keduanya.

Amatan METRO Rabu (24/2) di lokasi, kerusakan badan jalan sebelah kanan dari arah Sipirok menuju Tarutung kondisinya cukup membahayakan. Para pengendara yang melintas tampak harus hati-hati, pasalnya badan jalan hanya tersisa selebar 1,5 meter dengan jurang menganga dengan kedalaman sekitar 25 meter. (ran)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. ya.. Aek Latong lagi… aek latong lagi… capek deh dengarinnya… tapi Kalau Pemda dan Dephut setempat ngak capek ya dengarnya he.aha.a

  2. waktu saya pulkam 98… gitu juga….2001 maseh begitu juga….2007 maseh gitu juga…. 2009 maseh juga begitu jalan di aek latong….. memnglah botullah pameo…. oranggg… tap-sel…. tak pernah selesai…..sungguh sedih awak melihatnya…… infrastrukturnya begitu… tapi bicara dah sampai… wisata internasional malulah kalian bah…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*