Jalinsum Sosopan Putus Total

(Analisa/atas siregar) LEWATI: Dua orang pejalan kaki terlihat melewati daerah kawasan longsor di Jalinsum Sosopan Minggu (29/11). Akibat longsor yang menimpa badan jalan tersebut aktivitas di daerah itu putus total.

Padanglawas,  Akibat diguyur hujan deras seminggu terakhir ini, Jalinsum Aek Godang-Sibuhuan tepat di Kilometer 153 Desa Ulu Air, Kecamatan Sosopan, putus total Sabtu (28/11) malam.

Hujan yang deras tidak dapat ditampung parit dan gorong-gorong mengakibatkan material jalan hanyut terbawa arus hingga menyebabkan jalan longsor ke jurang. Tak satupun kenderaan yang bisa lewat. Hanya kenderaan roda dua warga yang pulang pergi ke kebun, itupun menggunakan jembatan papan.

Jalinsum sosopan yang merupakan langganan longsor itu semakin parah. Tidak saja longsor, jalan amblas pun banyak dijumpai di beberapa titik.

Seperti di jembatan Ulu Aer Kecamatan Sosopan, dan gorong-gorong di tempat yang sama. Malah, gorong-gorong yang baru diperbaiki tahun lalu ini tak bertahan lama.

Ada juga longsor tebing yang menutupi badan jalan. Bahkan longsor dari tebing mengakibatkan puluhan pohon tumbang. Jalinsum sosopan kali ini benar-benar lumpuh.

Amatan di lapangan Minggu (29/11) dibeberapa titik jalan yang amblas, longsor menutupi jalan, dan pohon tumbang ke jalan tersebut sangat memprihatinkan. Kondisi jalan mulai desa Ulu Aer sudah tak bisa dilalui. Harus berjalan kaki. Bahkan, kenderaan yang belum mengetahui kondisi Jalinsum Sosopan terpaksa memutar balik.

Baca Juga :  Sinyal Selular 'Hilang' di Sipirok

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Palas yang terjun ke lokasi memantau tiap titik bencana alam ini, langsung menghubungi pihak-pihak yang berwenang. Pihaknya juga  mengintruksikan kepada personil Dishub dan camat untuk menutup jalan menuju sosopan dari Simpang Empat dan Pasar Matanggor.

Kepala UPT Bina Marga Provinsi di Gunung Tua Marasamin Hasibuan, mengaku telah mendapat informasi tersebut. Pihaknya pun mengirim petugas untuk mengecek lokasi titik jalan longsor tersebut.

“Kita sudah di jalan dari Medan, petugas juga telah kita minta untuk terjun ke lokasi. Mudah-mudahan pagi sudah sampai ke lokasi,” jelas Marasamin Hasibuan.

Camat Sosopan Idris Nasution yang segera melaporkan kondisi Jalinsum Sosopan saat ini mengaku, pascakejadian berimbas pada masyarakat. Seperti masyarakat terkendala untuk  pendistribusian hasil bumi ke pusat pasar Sibuhuan. Aktivitas juga lumpuh. Sebab, warga tak bisa masuk dan keluar lagi.

“Akibat jalan ini putus masyarakat tidak bisa lagi menyalurkan hasil bumi ke pusat pasar, anak sekolah juga terganggu. Banyak tanah longsor menutup jalan, jalan amblas bahkan jembatan ulu aer nyaris putus, pohon banyak yang tumbang,” kata Camat.

Diprediksi dengan kondisi cuaca penghujang saat ini, titik rawan longsor, pohon tumbang dan jalan amblas akan semakin bertambah. Meski demikian, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. (ats)


(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Upaya Pemerintah Kabupaten untuk Mengembangkan Olahraga Sepakbola di Tapanuli Selatan

1 Komentar

  1. tangkap koruptor dinas bina marga provinsi…audit dana pemeliharaan jalan provinsi….pak jaksa jangan diteruskan makan uang haram pejabat PU bina marga provinsi…nanti kalian jadi stroke…sakit jantung

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*