Jalinsum Taput-Tapsel Rawan Macet

Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Tapanuli Utara (Taput)-Tapanuli Selatan (Tapsel) tepatnya di Desa Pancurnapitu, Kecamatan Siatasbarita rawan macet akibat kondisi ruas jalan sempit karena tepi jalan sekitar satu meter ambruk.

Selain itu, kondisi jalan sudah kupak-kapik sehingga setiap kendaraan lewat harus lebih ekstra hati-hati. Kerusakan ini menurut warga sudah lama terjadi, namun hingga sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan dari instansi terkait.

582056046dd43b8da41008266d3286ed6e9881c Jalinsum Taput Tapsel Rawan Macet
Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Tapanuli Utara (Taput)-Tapanuli Selatan (Tapsel) tepatnya di Desa Pancurnapitu, Kecamatan Siatasbarita rawan macet akibat kondisi ruas jalan sempit karena tepi jalan sekitar satu meter ambruk.

T Simorangkir (35), warga Desa Pancurnapitu kepada METRO, Selasa (3/8) mengaku daerah ini kerap terjadi kemacetan arus lalu-lintas, bahkan dalam sebulan sedikitnya terjadi enam kali mengalami kemacetan. Sebab ruas jalan di daerah ini sangat sempit, sementara kendaraan yang melintas tergolong besar dan ramai apalagi jelang lebaran.

“Hal itu kerap terjadi pada musim hujan. Sebab saat musim hujan, ruas jalan licin ditambah lagi kendaraan yang lewat kebanyakan truk. Jika truk melintas dari daerah ini dengan berlawanan arah, maka kendaraan lainnya akan kewalahan. Sebab salah satu di antara mereka harus mengalah atau mencari tempat atau posisi ruas jalan yang termasuk luas,” terang T Simorangkir.

Senada diungkapkan P Hutagalung (64) warga Taput. Ia mengatakan, sebaiknya pemerintah pusat harus segera mengantisipasi kemacetan arus lalu-lintas khususnya Jalinsum Taput-Tapsel. “Sebab menjelang bulan Ramadan, arus mudik akan semakin tinggi, selain itu menjaga hal-hal yang tidak diiginkan termasuk keterlambatan menuju sasaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Garuda Indonesia akan buka penerbangan Tapanuli Tengah-Jakarta

Ia menambahkan, di daerah ini sering terjadi kemactan hingga enam jam seperti pekan lalu. Di mana satu unit truk fuso masuk parit akibat sempitnya jalan. Diperkirakan, sepanjang 5 kilometer jalan mengalami kemacetan. Hal itu terjadi disebabkan datangnya bus dari arah berlawanan sehingga sopir truk mengambil jalan kiri, namun sangat disayangkan ban belakang truk masuk parit yang mengakibatkan ruas jalan semakin sempit dan tidak bisa dilewati mobil lainnya.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Jalinsum_Taput-Tapsel_Rawan_Macet

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*