Jalur Baru Aek Latong Siap Medio 2010

Jalur Baru Aek Latong Siap Medio 2010

Senin, 25 Januari 2010 – www.metrosiantar.com

MEDAN-METRO; Jalur baru Aek Latong, Tapanuli Selatan (Tapsel) yang selama ini terbentur izin pelepasan kawasan hutan konservasi dari Menteri Kehutanan, kini sudah teratasi. Jalur baru sepanjang tiga kilometer itu, saat ini mulai dibangun Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumut melalui pengembang PT Adhi Karya, dengan memanfaatkan dana stimulus fiskal 2009 senilai Rp25 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumut, Umar Zunaidi Hasibuan kepada Wartawan di Medan, kemarin menjelaskan, pembangunan jalur baru Aek Latong yang ditarget selesai pertengahan (medio) 2010 ini mengambil posisi sebelah kiri dari jalur lama.

“Saat ini, pengembang sedang melakukan cutting (pemotongan) bukit dan menurunkannya menjadi grade datar. Hal ini dilakukan agar kemungkinan terjadinya longsor di jalur baru ini bisa ditiadakan,” ucap Umar.

Proses pekerjaan/pembangunan jalur baru Aek Latong ini, menurut Umar dilakukan beberapa tahap. Tahap pertama terdiri dari tiga peket. Yakni paket 1 dan 2 dengan pembiayaan Rp10 miliar, dan Rp9 miliar, serta paket 3 di jalur Siringit-ringit, Kabupaten Tapanuli Utara senilai Rp6 miliar.

Pembangunan ini, diakui Umar semakin mendesak menyusul terjadinya kemacetan sekitar delapan jam di jalur tersebut dalam beberapa hari terakhir ini akibat sebuah truk terperosok. Sehingga arus kendaraan dari Tarutung ke Sibolga atau sebaliknya menjadi terhambat.

Umar juga mengaku, pembangunan jalur baru Aek Latong itu sudah lama direncanakan pihaknya. Karena jalur lama yang berada pada daerah patahan gempa itu, kerap mengalami penurunan permukaan jalan. Sehingga pekerjaan perbaikan permukaan jalan yang dilakukan selama ini, praktis tidak bisa bertahan lama.

Baca Juga :  Paluta Miliki 9 Puskesmas Spesifik

Penurunan permukaan jalan itu akibat faktor geologi. Karena di sepanjang ruas jalan tersebut, terdapat patahan gempa Sesar Semangko, yang tidak diketahui kapan berhentinya.

“Jadi, dengan trase (jalur) baru Aek Latong itu, maka persoalan di seputar jalan tersebut sudah final. Sedangkan untuk perbaikan jalur Tarutung–Sipirok, kita proyeksikan akan ada tambahan jenis pekerjaan lainnya,” kata dia. (pmg/rel)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*