Jalur Panyabungan -Natal pulih

MEDAN – Jalur darat antara Kecamatan Panyabungan dengan Natal di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang sempat terputus akibat tertimbun longsor dan terendam banjir pada Rabu (2/11), kini berangsur pulih.

“Jalur Panyabungan-Natal mulai hari ini sudah dapat dilalui kendaraan,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) Taufik Lubis saat dihubungi ANTARA dari Medan, Minggu.

Jalur Panyabungan-Natal yang tertimbun longsor berada di sekitar Desa Lingga Bayu atau pada kilo meter 32.

Sedangkan badan Jalan Panyabungan-Natal yang terendam banjir berada di sekitar Desa Balimbing dan Kampung Sawah atau sekitar 10 kilometer dari kota Kecamatan Natal.

Ruas jalan tersebut kini sudah bisa kembali dilalui kendaraan setelah ditangani oleh tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten Madina bekerja sama dengan pihak swasta.

Beberapa lokasi badan jalan yang sempat tertimbun longsor dan direndam banjir tersebut merupakan satu-satunya jalur darat yang menghubungkan Panyabungan, Ibu kota Kabupaten Madina dengan Kecamatan Natal.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terputusnya kembali jalur Panyabungan-Natal, pihaknya hingga kini masih menyiagakan beberapa alat berat di sekitar jalan transpantai barat Sumatera Utara (Sumut) itu.

Dia membenarkan bahwa banjir yang merendam sebagian kawasan pesisir Kabupaten Madina itu terjadi akibat curah hujan yang relatif besar sejak sepekan terakhir.

Banjir juga sempat merendam sejumlah rumah dan lahan sawah penduduk di sejumlah desa yang tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Siabu, Luas lahan sawah petani yang terendam air bah di Kecamatan Siabu diperkirakan mencapai 50 hektare lebih, termasuk di antaranya tanaman padi yang siap panen.

Baca Juga :  Wow!! Masuk Final, Pemain Dapat Rp2,5 M

Selain Kecamatan Siabu, kawasan yang tergolong parah dilanda banjir adalah Desa Balimbing dan Kampung Sawah di Kecamatan Natal.

Selama ini, kedua desa itu termasuk menjadi kawasan langganan banjir karena sebagian besar berlokasi dari muara Sungai Batang Gadis.

“Tadi malam (Sabtu) masih turun hujan di beberapa wilayah Mandailing Natal, tetapi Alhamdullilah intensitasnya relatif kecil dan belum menyebabkan jalur transportasi terputus,” ujar Taufik.

waspada.co.id.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*