Jamaah Parsulukan Naqsabandiyah Doakan Sarasi Menang Pilkada Tapsel

P.Sidimpuan, (Analisa)

PASANGAN SARASI

Jamaah parsulukan naqsabandiyah mendoakan pasangan H.Syahrul M Pasaribu – Aldinz Rapolo (Sarasi) menang dalam Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Tapanuli Selatan yang akan digelar pada 12 Mei 2010 mendatang.

Doa itu mereka panjatkan saat acara silaturrahmi dengan Sarasi di Parsulukan Naqsabandiyah Desa Purbatua, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, baru-baru ini.

Dalam sambutannya Syahrul Pasaribu mengucapkan terimaksih atas doa dan dukungan jamaah parsulukan Naqsabandiyah terhadap pasangan Sarasi untuk dapat tampil sebagai pemenang pada Pilkada mendatang.

“Tidak ada kata yang bisa kami lukiskan atas doa dan dukungan jamaah Naqsabandiyah, semoga amanah ini dapat di ridhoi Allah SWT, “ujarnya.

Dikatakan, anak-anak almarhum Haji Hasan Pinayungan sejak tahun 2007 lalu juga telah mendirikan satu yayasan yaitu Yayasan Haji Hasan Pinayungan yang bergerak di bidang kemasyarakatan khususnya di bidang keagamaan.

Syahrul mengatakan, kedatangan mereka ke Parsulukan Naqsabandiyah selain untuk menjalin silaturahmi, juga untuk meminta bantuan kepada pimpinan dan jamaah parsulukan agar mendo’akan pasangan Syahrul M Pasaribu-Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) menang di Pemilukada Tapsel 12 Mei mendatang.

“Kami pasangan Syahrul M Pasaribu dan Aldinz Rapolo Siregar minta tolong dan minta do’a dari amalan-amalan ibu dan bapak agar di doakan menang di Pilkada ini),” pinta Syahrul M Pasaribu di hadapan pimpinan dan jamaah parsulukan.

Dipaparkannya, putra-putra daerah Sipirok salah satu inspirator pembangunan daerah dan bangsa, karena banyak pemuda daerah ini yang telah banyak menyumbangkan kontribusi pemikiran dan hasil karya demi kemajuan daerah dan bangsa seperti Lapran Pane pendiri HMI, Arifin Siregar, Anwar Ritonga, almarhum Raja Inal Siregar, H Karseno, Toharuddin Siregar dan lain-lain.

Baca Juga :  Pemko P.Sidimpuan telantarkan Stadion Naposo

“Berdasar atas dorongan pengabdian itulah kami ikut di pilkada 12 Mei mendatang semoga bila terpilih nantinya kami dapat membangunan Tapsel kearah yang lebih baik, “katanya.

Ditambahkan, hubungan silaturahmi antara masyarakat Batang Toru, Marancar dan Sipirok sudah terjalin erat sejak dahulu dan Sipirok salah satu indikator keberhasilan pembangunan salah satunya dengan program Martabenya.

“Jarak antara Marancar ke Sipirok ini hanya 13 kilometer, dari Tanjung Rompa Kecamatan Marancar terus ke Aek Nabar lalu ke Bulu Mario hingga ke Sipirok. Ini nantinya salah satu program kita bagaimana akses jalan yang menghubungkan beberapa kecamatan bisa bagus dan mudah dilalui oleh kendaraan,” sebutnya.

Sementara Nyonya Syahrul M Pasaribu menambahkan, dirinya salut atas antusiasme para jamaah yang rata-rata orangtua lanjut usia dalam mengikuti pengajian dan menimba ilmu, di parsulukan Naqsabandiyah ini.

“Kami yakin, do’a bapak-bapak dan ibu-ibu yang sedang mendalami ilmu agama di parsulukan ini akan lebih terterima Allah SWT,” ungkap Nyonya Syahrul Pasaribu. (hih)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*