Jambret marak di P.Sidimpuan

jambret Jambret marak di P.SidimpuanAksi jambret dengan pelaku menggunakan sepedamotor masih marak di wilayah Kota Padangsidimpuan. Target utamanya wanita yang menggenggam telefon selular di pinggir jalan dan pengendara sepedamotor.

Suhaibah Lubis, 24, warga kelurahan Batang Ayumi, karyawan bank swasta, seorang di antara korban yang berhasil lolos dari aksi jambret tersebut.

Jumat (2/7) sekira pukul 18:30, Suhaibah melintas di Jalan Sudirman dengan mengendarai sepedamotor. Tiba-tiba dua pemuda yang tidak dikenalnya muncul dengan bergoncengan dari belakang.

Pelaku berusaha mendekati Suhaibah, dan kemudian pria yang ada di belakang menarik tasnya. Wanita muda itu berusaha mempertahankan tasnya, hingga terjadi tarik-menarik.

Suhaibah berhasil mempertahankan tasnya walau akhirnya tersungkur ke badan jalan dan mengakibatkan luka di kepala, serta kerusakan pada sepeda motornya.

Darah mengalir dari kepala Suhaibah dan warga yang berada di warung dekat simpang Kampung Selamat pun datang menolongnya. Warga membawa Suhaibah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan, kepalanya mengalami beberapa jahitan.

Menurut ibunya, Hj R.Sitompul, Suhaibah masih trauma dengan kejadian itu. Pihaknya berharap kepada aparat penegak hukum dan khususnya Polres Kota Padangsidimpuan segera meringkus para pelaku yang diduga sudah terorganisir di daerah ini.

Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Roni Bachtiar Arif, melalui Kasat Reskrim, AKP Iskandar HR, saat ditanya perihal dialami Suhaibah mengatakan, saat ini belum ada pengaduan dari korban penjambretan.

Baca Juga :  Akhir Oktober Penerimaan CPNS Palas

Meski demikian pihaknya sangat mengharapkan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk sama-sama memberantas aksi pejambretan. Pihaknya juga telah mengindentifikasi para pelaku penjambretan berdasarkan sejumlah kasus yang terjadi.

SUmber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=128693:jambret-marak-di-psidimpuan&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*