Jangan Ada 11 Matahari di PSSI

KOMPAS.com— Kinerja PSSI dinilai tidak memuaskan karena tidak memiliki kepemimpinan. Seharusnya, Djohar Arifin sebagai Ketua Umum PSSI mendapatkan dukungan dari anggotanya. Demikian disampaikan Irawadi Hanafih selaku mantan pengurus PSSI dalam diskusi sepak bola nasional yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (27/9/2011).

Irawadi menyoroti keputusan PSSI yang plin-plan terkait kompetisi. Awalnya, PSSI menetapkan 18 peserta kompetisi. Namun tak berselang lama, keputusan itu diubah menjadi 24 tim.

“Seharusnya mataharinya satu aja, Djohar Arifin. Jangan sebelas matahari ada di PSSI. Ini semuanya mau menonjol,” ungkap Irawadi.

Irawadi memandang Djohar Arifin kurang mendapatkan dukungan dari para anggotanya. “Saya rasa di tubuh PSSI ada yang mengerti soal aturan. Jadi, yang sepuluh anggota komite eksekutif harus mendukung dia, bukan merecoki,” beber Irawadi.

Irawadi juga berharap agar PSSI mengeluarkan keputusan sesuai dengan aturan yang ada. Hal itu terkait keputusan PSSI menggulirkan kompetisi yang akan diikuti 24 tim yang disebut-sebut melanggar statuta.

Harapan yang sama diutarakan oleh Manajer Pelita Jaya Lalu Mara. Dengan 24 tim, hal itu menurut Lalu Mara akan memberatkan klub.

“Organisasi harus berjalan sesuai aturan. Menurut dokter tim, pemain idealnya bermain sebanyak 35 kali satu musim. Jika 24 tim, setiap klub harus memiliki 40 pemain. Tidak mungkin ada sebuah klub mengontrak pemain sebanyak itu,” beber Lalu Mara.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Acara Khotaman Santri/Santriah Kelas XII Tingkat MAS AL-FALAH dan SMKS AL-HUDA Di Lembaga Pendidikan Islam Pondok Pesantren Gunung Selamat Berjalan Lancar Dan Meriah

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*