Jangan Pensiun Cepat-cepat Jika Tak Mau Pikun

Biasanya orang akan segera pensiun jika merasa sudah cukup kaya atau tidak punya tanggung jawab menafkahi keluarga. Namun jika ingin menjaga ingatan tetap tajam, tetaplah aktif bekerja meski sampai lanjut usia.

Sebuah penelitian menunjukkan orang yang masih aktif bekerja hingga usia 60-an tahun punya ingatan yang lebih tajam dibandingkan yang sudah pensiun. Dengan kata lain, semakin muda seseorang berhenti bekerja maka semakin cepat mengalami kepikunan.

Contohnya di Inggris yang rata-rata warganya pensiun di usia 65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan orang-orang dari negara tersebut memiliki daya ingat yang lebih tinggi dibandingkan orang Jerman dan Prancis yang rata-rata pensiun di usia 50-an tahun.

Untuk membandingkan kualitas daya ingat di usia 60-an tahun, peneliti kemudian membuat skor untuk masing-masing negara yang diteliti. Skor tertinggi adalah 20, yang artinya memmiliki daya ingat paling sempurna.

Dikutip dari NY Times, Kamis (14/10/2010), peringkat negara dengan daya ingat paling baik pada usia 60-an tahun adalah sebagai berikut.

  1. Amerika serikat (skor: 11)
  2. Inggris (skor: 10)
  3. Denmark (skor: 10)
  4. Prancis (skor: 8)
  5. Jerman (skor: 8)
  6. Italia (skor: 7)
  7. Spanyol (skor: 6)

AS, Inggris dan Denmark menduduki posisi 3 besar karena rata-rata penduduknya pensiun di usia lanjut. Populasi warga yang masih bekerja di usia 60 tahun mencapai 65 hingga 70 persen.

Baca Juga :  Wewangian yang Bikin Pikiran dan Tubuh "Lahir Kembali"

Dr Robert Willis dari University of Michigan yang memimpin penelitian itu mengatakan aktivitas sosial di tempat kerja dapat menunda efek penuaan di otak. Khususnya di bagian abu-abu atau grey matter, yang merupakan pusat pikiran dan ingatan.

Sumber: http://www.detikhealth.com/read/2010/10/14/174035/1465259/763/jangan-pensiun-cepat-cepat-jika-tak-mau-pikun?l991101755

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*