Janji Pemko Padangsidimpuan, Pedagang Tor Simarsayang Dapat Pinjaman Rp15 Juta

Pemko Padangsidimpuan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM  siap memberikan bantuan modal kepada pedagang makanan dan minuman di lokasi objek wisata Tor Simarsayang. Kadisperindagkop dan UKM Psp Drs Samakmur MM, mengatakan, pemberian modal merupakan program yang akan dilaksanakan Pemko Psp sesuai dengan kesepahaman antara pemko dengan pedagang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Lingkungan (FKMPL) Tor Simarsayang, Selasa (10/5) lalu.

Nilai bantuan modal yang akan diberikan berbentuk pinjaman lunak tanpa bunga ini bervariasi, tergantung kebutuhan pedagang itu sendiri. Besarannya antara Rp5 juta hingga Rp15 juta per pedagang. Namun, di atas Rp5 juta harus ada agunannya. “Tujuannya agar pedagang atau pelaku UKM tidak malas untuk melunasi pinjamannya dan pemerintah punya pegangan dalam memberikan pinjaman,” ujarnya.

Pemberian bantuan, sambung Samakmur merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap pembinaan pelaku UKM, sekaligus memberdayakan potensi Tor Simarsayang sebagai daerah tujuan wisata. “Untuk mendapatkan bantuan pinjaman modal ini, kita sarankan kepada pedagang untuk membuat permohonannya kepada wali kota tembusannya ke Disperindag. Selanjutnya, akan kita upayakan dibantu,” ucapnya.

Sementara itu Ketua FKMPL Tor Simarsayang, Kapten Purn JT Simanjuntak menambahkan, pelaku usaha atau pedagang yang ada di Tor Simarsayang saat ini berjumlah lebih kurang 31 orang. Menurutnya, para pedagang memang sangat membutuhkan modal untuk mengembangkan usaha masing-masing. Di antaranya, digunakan untuk membenahi tempat-tempat berjualan serta fasilitas lainnya di Tor Simarsayang agar pengunjung nyaman dan semakin ramai datang.
Di samping, lanjutnya, FKMPL sudah membuat aturan yang harus ditaati dalam membangun tempat santai pengunjung, yakni tinggi dinding hanya 40 centimeter agar tidak lagi terulang razia oleh Polres Psp, MUI, dan lainnya beberapa waktu lalu. “Semoga dengan bantuan permodalan ini usaha tetap berjalan. Lalu, lokasi wisata ini bisa maju dan berkembang,” pungkasnya. (phn/ann)

Baca Juga :  PEMKAB Madina Diharapkan Melobi Provinsi Sumatera Barat

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*