Jasad Idris Harahap Ditemukan Membusuk di Sihitang

SIDIMPUAN-METRO; Jasad Idris Harahap (50), warga Gang Al Abrar, Kelurahan Aek Tampang, Kota Padangsidimpuan (Psp) yang hanyut ketika menyeberangi sungai Batang Ayumi, Sabtu (26/12) lalu, ditemukan di belakang Akper Syuhada, Sihitang, Kecamatan Psp Tenggara, Senin (28/12) sekira pukul 17.00 Wib.

Demikian informasi yang disampaikan Camat Psp Selatan, Paruhuman Harahap melalui telepon selulernya kepada METRO, Senin (28/12). Dikatakannya, dengan bantuan ratusan masyarakat sekitar, akhirnya jasad korban ditemukan meskipun dalam kondisi yang sudah mulai mengeluarkan bau busuk dan tubuhnya membiru.

Sementara itu, Lurah Aek Tampang, Parhimpunan Lubis yang ditemui di rumah duka kepada METRO, Senin (28/12) mengatakan, pencarian terhadap korban telah dilakukan selama dua hari lamanya dengan menyisir pinggiran Sungai Batang Ayumi. Jasad korban ditemukan di belakang Akper Syuhada, Sihitang atau sekitar 3 kilometer jauhnya dari lokasi hanyut.

Dikatakannya jasad korban ditemukan di dalam air sungai dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas. Saat itu yang tampak dari permukaan hanya telapak kakinya saja. Kemudian masyarakat mengangkat jasad korban untuk di bawa ke rumah duka. Jenazah korban dimakamkan di TPU Aek Tampang. “Karena sudah mulai mengeluarkan bau busuk, sesuai dengan kesepakatan akan kita, jenazah dimakamkan malan ini juga (Senin malam, red),” ujar Lurah Aek Tampang.

Sementara ratusan handai taulan dan tetangga serta masyarakat sekitar berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa dan memberikan kata-kata petuah kepada istri korban dan dua anaknya yang menangisi kepergian korban agar tabah menghadapi cobaan.

Baca Juga :  Fitnah Hantui Pelaksanaan Pilkada Madina

Sebelumnya diberitakan, usai bekerja di ladangnya yang berada di seberang sungai dan harus menyeberangi sungai jika hendak ke ladangnya maupun sebaliknya jika harus pulang ke rumahnya, Sabtu (26/12) lalu, Idris Harahap hendak pulang ke rumahnya. Pada saat itu air sungai meluap. Diduga di karenakan nekat, akhirnya pria paruh baya ini tidak mampu menahan terjangan air sungai sehingga dirinya hanyut terbawa arus. (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*