Jelang Natal dan Tahun Baru – Stok Beras di Sidimpuan Aman

Padangsidimpuan, Menjelang Natal dan Tahun Baru cadangan (stok) beras di gudang Sub Divre IV Bulog Padangsidimpuan meliputi Kota P. Sidimpuan, Kabupaten Tapsel, Madina, Paluta, Palas, Tapteng, Sibolga dan Nias aman.

Demikian disampaikan Kepala Bulog (Kabulog) P. Sidimpuan Dana Aulia Siregar kepada Analisa di ruang kerjanya, Jalan Sisingamangaraja Kota P. Sidimpuan, Selasa (2/12).

Dijelaskan, stok beras di gudang Bulog Sub Divre IV P. Sidimpuan mencapai 15 ribu ton. “Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir jika terjadi kelangkaan beras di pasar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dana mengatakan, dari sejumlah kabupaten/kota yang berada di wilayah Bulog Sub Divre IV, baru Tapsel yang telah mengajukan permohonan beras miskin (raskin).

“Untuk kabupaten/kota lainnya, belum ada sama sekali, mungkin masih menunggu gejolak harga beras di pasar pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM),” katanya.

Di sisi lain Maidana mengungkapkan, adanya kendala dalam penyaluran raskin ke kabupaten/kota akibat tunggakan pembayaran raskin sebelumnya. “Maka kami mengimbau agar kabupaten/kota segera melunasi tunggakan pembayaran raskin, agar tidak menjadi kendala dalam penyaluran raskin selanjutnya, ” imbuhnya.

Disinggung kabupaten/kota yang memiliki tunggakan raskin tertinggi, Maidana menegaskan, Kabupaten Mandailing Natal di urutan pertama disusul Padanglawas. “Jangan kemudian Bulog yang disalahkan, jika kita tidak menyalurkan raskin ke daerah yang masih memiliki tunggakan utang,” tegasnya.

Baca Juga :  Tantom Akan jadi Kecamatan

Naik

Pantauan Analisa, harga beras di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Inpres Padangmatinggi, Sadabuan dan Sangkumpal Bonang mengalami kenaikan mencapai 8,6 persen pascakenaikan harga BBM.

“Setiap jenis beras seperti IR 64, Sigudang, Kuku Balam, Ramos dan lainnya naik sekitar 800-1000 (8,6) persen ditingkat pengecer,” ujar Mohot Lubis salah seorang pedagang beras di Kota P. Sidimpuan.

Diharapkannya, Bulog segera melakukan operasi pasar (OP) guna menekan harga besar yang mulai bergejolak. (hih)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*