Jelang Pemilukada Ulang Madina, Jangan Pengaruhi Masyarakat

Ketua KPUD Madina Jefri Antoni SH meminta kepada masyarakat untuk tidak memengaruhi masyarakat lainnya untuk mendukung salah satu pasangan calon Bupati Madina. Sebab, hal itu termasuk pelanggaran hukum. “Jangan saling memengaruhi. Tapi, antara sesama masyarakat silahkan saja berkomentar tentang Pemilukada,” kata Jefri kepada METRO, Jumat (11/3).

Diterangkan Jefri, dirinya media beretika dalam menyikapi kondisi pemungutan suara ulang ini. Karena, kalau pembicaraan warga atas memilih salah satu calon yang didukung dan media melakukan ekspos, itu artinya media ikut kampanye. “Ini kan masa tenang, jadi media juga harus beretika,” tambahnya lagi.

Beberapa warga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengaku kurang bersemangat jika diajak berbincang-bincang tentang coblos ulang pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Madina 20 April mendatang. “Kami hanya bisa pasrah, siapapun pemenangnya tak akan mempengaruhi hidup kami lagi, pasalnya pada pemilukada lalu hasilnya tak ada,” ucap Ahyar, warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Jumat (11/3).

Hal senada dikatakan Abdul Hamid, warga Desa Jambur Padang Matinggi, Kecamatan Panyabungan Utara. Ia mengaku tidak berkomentar soal pemilukada, meski jadwal pelaksanaan sudah diketahui masyarakat. ”Kalau sudah seperti ini kami hanya menyerahkannya kepada KPU saja, dan apapun hasilnya, artinya siapapun Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan kami terima,” katanya.

Sementara itu, Ketua Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Madina, Musliadi Nasution kepada METRO meminta masyarakat terus proaktif dalam menyukseskan pemungutan suara ulang. Warga juga berhak untuk mengawal proses pemungutan suara ulang tersebut.

Baca Juga :  Gawat, Masuk Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Padang Lawas Bayar Jutaan Rupiah

”Kepada seluruh masyarakat jangan trauma dengan batalnya hasil pemilukada tahun lalu. Justru itulah suatu dasar bagi kita untuk lebih aktif lagi dalam menyukseskan pemungutan suara ulang ini,”imbaunya. (wan) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*