Jelang Ramadhan Harga Cabai Merah dan Bawang Di Paluta Merangkak Naik

(Analisa/tohong p harahap) Jualan: Umak Samsul saat berjualan di Pusat Pasar Gunung Tua Kecamatan Padang Bolak, Rabu (18/6).

Paluta,  Menjelang bulan suci Ramadan 1435 H sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengalami kenaikan. Kenaikan harga itu pun terjadi pada cabai merah dan bawang merah.

Untuk cabai merah harga sebelumnya Rp10.000 per kilogramnya kini merangkak naik menjadi Rp15.000 per kilogramnya. Sedangkan untuk bawang merah yang dulunya Rp15.000 per kilogramnya naik menjadi Rp20.000 per kilogram.

Pantauan wartawan, Rabu (18/6) saat berkunjung ke Pusat Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak terlihat sejumlah konsumen mengeluh dengan kenaikan harga cabai merah maupun bawang merah tersebut.

Seperti yang diungkapkan, Saripah Hanum Harahap warga Desa Gunung Tua Julu, Kecamatan Padang Bolak mengaku heran dengan kenaikan harga tersebut, padahal tiga hari sebelumnya harga cabai merah dan bawang merah masih bertahan di kisaran harga Rp10.000 perkilogramnya.

“Padahal tiga hari yang lalu harganya masih Rp10.000 per kilogram, sekarang udah jadi Rp15.000 perkilogram,” keluh Saripah.

Menurut Saripah, kenaikan juga terjadi pada cabai rawit yang awalnya Rp4.000 perkilogram kini sudah menjadi Rp8.000 perkilogram.

Sementara, salah satu pedagang di Pasar Gunung Tua Umak Samsul mengaku tidak begitu mengetahui penyebab utama kenaikan harga tersebut, sebab katanya kenaikan harga yang dilakukannya disebabkan oleh adanya sejumlah berita di media elektronik maupun cetak yang mengatakan bahwa harga cabai dan bawang naik sehingga dirinya selaku pedagangp pun ikut menaikkan harga tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Tapsel Safari Ramadan ke Aek Bilah

“Mau gimana lagi, ku tonton di televisi semua harga naik. Mau tak mau ngikut harga lah,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, kenaikan harga juga kerap terjadi di saat menjelang hari-hari besar keagamaan seperti jelang ramadan maupun jelang lebaran.

Terpisah pedagang ikan kering Haerani Harahap mengatakan ikan keringpun sudah mulai merangkak naik. Kenaikan ini katanya diduga dipicu stok ikan kering telah habis.

Untuk harga ikan kering ikan sale kata Haerani dari Rp 90.000 perkilogram kini menjadi Rp120.000 perkilogramnya.

Dia juga menambahkan, kenaikan harga ikan kering ini membuat pembeli sepi. Seharusnya pelanggannya biasanya membeli 1 kilogram kini hanya membeli setengah kilogram. (ong)/analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*