Jembatan Aek Botung Dibangun – Buka Keterisoliran Warga Sihulambu

JEMBATAN Aek Botung yang dibangun dan dikerjakan tahun ini. Jembatan ini akan membuka keterisoliran warga Desa Sihulambu. (Amran Pohan/Metro tabagsel)

TAPSEL – Warga Desa Sihulambu, Kecamatan Aek Bilah, Tapsel, bisa sedikit gembira. Itu setelah jambatan Aek Botung yang merupakan akses mereka ke luar kampung, mulai dibangun.

Kepala Desa Sihulambu Albino Dongoran mengatakan, dengan dibangunnya jembatan sejak beberapa hari lalu, sekira 200 KK warga kampung tersebut dan warga Pagaran Julu, akan lebih mudah dan nyaman mengangkut hasil pertanian mereka ke pasar.

“Demikian juga dengan pengangkutan kebutuhan sehari-hari. Hubungan antar kampung pun semakin aman dan lancar,” sebutnya.

Dikatakannya, Desa Sihulambu dan Pagaran Julu merupakan kampung yang berbatasan dengan Kecamatan Garoga, Kabupaten Taput. Selama ini, dua desa tersebut disebut-sebut terisolir karena sulitnya akses jalan ke sana.

“Selama ini, memang ada jembatan gelagar kayu, hanya itulah sarana yang bisa menuju kecamatan dan desa lain di Tapsel. Tapi kondisinya sudah lapuk dan mengancam keselamatan.

Maka dengan adanya pembangunan ini, tentunya kami sangat senang dan kami tidak lagi terisolir,” ungkapnya.

Sementara Jafikir (55), salah seorang warga mengatakan, pembangunan di daerah mereka dalam kurun waktu 4 tahun terakhir terbilang pesat. Seperti adanya pembukaan jalan, sehingga masyarakat lebih mudah menuju desa dan kecamatan lain dengan lancar, sekalipun masih terganggu saat hujan.

Baca Juga :  Peserta Lelang Jabatan Pemko Padangsidimpuan Wajib Test Urine

Kepala Dinas PU Tapsel melalui Sekretaris Demson Batubara kepada METRO, Kamis (21/8) mengatakan, kondisi jembatan yang ada di desa itu memang telah lapuk dan sangat membahayakan.

Dia menambahkan, Pemkab Tapsel kini sedang membangun jembatan gelagar beton dengan panjang 18 meter dan lebar 4,5 meter. Keberadaan jembatan itu tentunya akan dapat meningkatkan kelancaran pengangkutan di wilayah itu.

“Jembatan gelagar beton bertulang sudah mulai dikerjakan, nilai kontraknya Rp900 juta,” sebutnya.

Sedangkan Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan hadiah bagi masyarakat Sihulambu di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-69. “Masyarakat sangat gembira, karena sudah 69 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini pembangunan jembatan itu terealisasikan,” ucapnya.

Dikatakan, perencanaan pembangunan tersebut diawali dari aspirasi dan keluhan masyarakat yang didukung dengan kunjungan langsung rombongan ke wilayah itu. Sehingga dijadikan sebagai skala prioritas tahun ini.

“Inilah salah satu hasil kunjungan kita ke desa-desa, agar dapat menyusun pembangunan dengan skala prioritas. Sehingga pembangunan lebih menyentuh,” ungkapnya.

Disebutkannya, memang masih banyak yang perlu dibenahi agar jalan menuju wilayah itu lancar. “Kalau dikatakan puas, tentu kita semua belum merasa puas dengan hasil pembangunan kita. Akan tetapi kita terus akan berupaya dengan kemampuan keuangan daerah dan dari dana lain, agar pembangunan itu terus berkelanjutan dan berkesinambungan di Tapsel,” ungkapnya. (ran)

Baca Juga :  Mahasiswa, Pemuda dan LSM Gelar Demo di Kantor Bupati Palas

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*