Jepang Super Series 2011 – Kido/Hendra Tembus Semifinal

TOKYO – Ganda putra terbaik Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan terus menjaga peluang merebut gelar juara di Jepang Open Super Series 2011. Kido/Hendra baru saja memastikan diri lolos ke babak semifinal.

Kepastian menembus babak empat besar, diraih pasangan yang menempati unggulan enam ini dengan menundukkan ganda putra Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae di perempatfinal, Jumat (23/9/2011).

Berhadapan dengan lawan yang lolos melalui babak kualifikasi, Kido/Hendra tampil percaya diri. Permainan ketat sempat mewarnai awal game pertama. Namun setelah unggul 4-3, Kido/Hendra tampil trengginas dengan menjauhkan diri dengan unggul 10-3 dan terus mendominasi perolehan angka hingga akhirnya menutup game pertama dengan skor 21-10.

Di game kedua, pasangan Sung Hyun/Yong Dae tidak mengulang kesalahan di game pertama. Kali ini, mereka tampil lebih bertenaga sehingga mampu memberikan perlawanan ketat. Upaya keras andalan negeri Ginseng ini pun tidak sia-sia. Sung Hyun/Yong Dae sukses merebut game kedua dengan 21-15. Pertarungan pun berlanjut rubber game.

Pada game penentuan, Sung Hyun/Yong Dae sempat menggebrak dengan unggul 4-0. Akan tetapi, Kido/Hendra yang kenyang pengalaman berhasil mengikis ketertinggalannya hingga akhirnya menyamakan kedudukan di angka 9-9. Usai itu, Kido/Hendra terus menyerang dan memperbesar keunggulan sampai pada akhirnya mereka memastikan kemenangan dengan skor 21-14.

Keberhasilan ini membuka peluang terjadinya ‘perang saudara’ di semifinal sekaligus memastikan satu tempat di babak final. Namun syaratnya, pasangan Mohammad Ahsan/Bona Septano sukses menundukkan Liu Xiaolong/Qiu Zihan di perempatfinal sore nanti. Jika hal itu terjadi, maka Kido/Hendra akan berhadapan dengan Ahsan/Bona di semifinal, sekaligus memastikan satu tempat untuk Indonesia di babak final.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Rp 1,2 M Mantan Kadis Sosial Palas Jadi Pembicaraan Hangat

okezone.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*