Jika Merasa Hebat, Pemerintahan SBY Harusnya Berantas Kemiskinan Bukan Bantu IMF

Sebagimana yang sudah diamanatkan oleh Undang-undang bahwa Indonesia harus menciptakan tatanan dunia yang berkeadilan dan sejajar antar semua bangsa. Begitu juga dengan bapak proklamator, Soekarno yang selalu mencita-citakan tercitanya dunia yang adil dan berimbang.

Namun, menurut pengamat politik, Ray Rangkuti, hal tersebut dicederai oleh pemerintahan SBY yang malah ikut melibatkan diri pada lembaga keuangan Internasional yang justru sifatnya menindas dan jelas tidak adil, seperti IMF. Bahkan, Indonesia berencana memberikan bantuan yang jumlahnya pun tidak sedikit, Rp 1 Miliar Dolar AS atau sekitar Rp 9,4 Triliun. Dan fantastis itu digunakan untuk menanggulangi krisis ekonomi di Eropa.

Ray sangat keberatan dengan Rencana Pemerintah SBY yang akan memberikan pinjaman kepada IMF jelas terlihat bodoh.

“SBY sudah salahi konstitusi kita. IMF bantu negara pada zaman Soeharto sudah salahi konstitusi, karena tidak berdasarkan kepentingan rakyat, tapi semua paham suharto merasa konstitusi ya dirinya sendiri,” tegas Ray saat diskusi di Dapur Selera, Tebet, Jakarta, Minggu (1/7).

Menurut Ray, seharusnya Indonesia sudah putuskan hubungan dengan IMF. Jika tidak, SBY masih mewarisi praktek utang haram saat zaman suharto yang tanpa persetujuan rakyat.

“Kalau merasa hebat, harusnya SBY menurunkan angka pengangguran, turunkan angka kemiskinan, ini SBY malah membantu IMF, dimana hebatnya?,”terang Ray

Atas dasar tersebut, Ray mengharapkan rencana pemerintah membantu IMF harus dihentikan. Ray juga mengancam akan membawa kasus ini ke DPR, yakni Komisi X.(Rakyat merdeka Online)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Potongan Bodi Malaysia Airlines Ditemukan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*