Jika Tak Oke Lagi, McLaren Diyakini Bisa Kehilangan Hamilton

Lewis Hamilton diyakini tak akan memberi toleransi jika McLaren kembali gagal memenuhi ekspektasi. Jika nantinya ia memilih hijrah dari McLaren, Red Bull tak menutup kemungkinan untuk menyambut.

Musim 2010 dilewati Hamilton dengan rasa frustrasi karena McLaren tidak mampu menyamai performa Ferrari atau Red Bull. Indikasi awal juga menunjukkan kalau tahun ini bisa kembali jadi musim sulit untuk tim itu.

Dari sinilah Prinsipal Tim Red Bull Christian Horner memprediksi kesabaran Hamilton si juara dunia 2008 mungkin bakal habis jika McLaren kembali tak bisa tampil kompetitif.

“Lewis adalah seorang pembalap hebat. Ia adalah mantan juara dunia. Ia adalah salah satu pembalap terbaik yang ada saat ini dan ia tidak akan senang jika kembali menjalani musim buruk,” nilai Horner di ESPN F1.

“Tapi itu bukan berarti kami sedang membidiknya masuk tim kami. Kami amat senang dengan dua pembalap yang kami miliki saat ini,” lanjutnya.

Hamilton sendiri saat ini sudah memiliki agen baru, Simon Fuller, yang juga menangani atlet-atlet ternama lain seperti David Beckham dan Andy Murray. Spekulasi pun berhembus kuat, McLaren harus bisa mewadahi ambisi Hamilton di musim 2011 atau berisiko ditinggalkan si pembalap.

Jika Hamilton hijrah, hanya akan ada sejumlah tim yang diyakini bisa membuatnya tertarik. Yang pertama adalah Ferrari, kendati skenario ini niscaya sulit terwujud mengingat keberadaan Fernando Alonso di sana.

Baca Juga :  Soal Plasma Sawit - Warga 6 Desa Akan Lapor ke Mabes Polri

Skenario lain yang lebih memungkinkan adalah hijrah ke tim Red Bull, terlebih kontrak Mark Webber dengan ‘Banteng Merah’ hanya berupa tahun per tahun saja. Faktor regenerasi juga mendorong skenario itu.

Red Bull sendiri tak mau menutup rapat peluang tersebut. Apalagi Horner menyatakan siap mewadahi kombinasi Vettel-Hamilton yang berpotensi memercikkan api panas rivalitas.

“Anda sudah pasti membayangkannya sebagai sebuah bentuk rekanan yang cukup sibuk, tapi Anda tak pernah bisa menutup kemungkinan. Dari sudut pandang saya, Anda selalu menginginkan dua pembalap terbaik,” terang Horner. (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*