Jokowi Minta Pelabuhan Sibolga Rampung 2017

Ground Breaking Presiden Jokowi berjalan meninjau lokasi Pelabuhan Sibolga di sela ground breaking dimulainya pembangunan perluasan Pelabuhan Sibolga. (medanbisnis/juniwan)

Ground Breaking Presiden Jokowi berjalan meninjau lokasi Pelabuhan Sibolga di sela ground breaking dimulainya pembangunan perluasan Pelabuhan Sibolga. (medanbisnis/juniwan)

Sibolga. Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar pembangunan infrastruktur terkait perluasan Pelabuhan Sibolga dengan alokasi dana Rp 289,1 miliar segera dilaksanakan, sehingga dapat ditarget rampung pada akhir 2017.
Menurut Presiden, saat ini pemerintahannya fokus membangun sejumlah infrastruktur, termasuk pengembangan Pelabuhan Sibolga yang sangat dibutuhkan peningkatan fasilitasnya untuk mendukung kelancaran pasokan barang, khususnya di 19 kabupaten/kota yang ada di sekitarnya.

“Mengapa pemerintah sekarang fokus kepada infrastruktur, karena kita tertinggal jauh dari negara tetangga. Infrastruktur jalan tak baik, pelabuhan tak baik, kemudian harga-harga di negara kita jauh lebih mahal, dua setengah kali lipat dibanding Malaysia dan Singapura,” terang Presiden Jokowi ketika melakukan pemancangan pertama (ground breaking) dimulainya proyek pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sabtu (20/8).

Ground breaking pengembangan pelabuhan terbesar di Pantai Barat Sumut itu dihadiri Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Nila F Muluk, Menteri Sekretaris Kabinet Pratiknyo, Gubsu HT Ery Nuradi, Direktur PT Pelindo I Bambang Eka Cahyana, dan lainnya.

Jokowi kemudian mengakui, dirinya sudah lama mengetahui keberadaan Pelabuhan Sibolga dari sisi historisnya, kawasan ini dulunya merupakan sentra perdagangan dan jasa di kawasan hinterland.

Sebagai salah satu pelabuhan tertua di Indonesia didukung kondisi geografisnya yang startegis, Pelabuhan Sibolga harus dikembangkan untuk kelancaran arus masuk dan keluar barang di kawasan ini.

Baca Juga :  Penerimaan Prajurit TNI AL Dikembalikan ke Lanal Sibolga

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi, memuji Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk yang menyampaikan langsung persoalan Pelabuhan Sibolga ini sekira tiga minggu yang lalu dalam pertemuan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta bersama seluruh kepala daerah.

“Seluruh kepala daerah diberi kesempatan untuk persentase, namun Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk malah menyampaikan usulan perluasan Pelabuhan Sibolga. Awalnya, saya sempat protes, tetapi saya beri kesempatan kepada Walikota Sibolga untuk menyampaikan.

Saya tertarik dan langsung memerintahkan dua menteri yaitu, Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan untuk turun melihat langsung kondisi Pelabuhan Sibolga,” ungkap Presiden Jokowi.

Dia menambahkan, kunjungan kerjanya ke Kota Sibolga dilaksanakan setelah menerima laporan dari dua menteri yang menyatakan bahwa, Pelabuhan Sibolga layak dikembangkan. “Kemudian saya memutuskan turun langsung ke Sibolga untuk melakukan ground breaking pembangunan perluasan Pelabuhan Sibolga. Bila proyek ini rampung hingga akhir 2017, saya akan datang lagi ke Sibolga untuk meresmikan,” tegas Jokowi.

Presiden Jokowi juga menjanjikan, pemerintah pusat akan mengembangkan Bandara FL Tobing Pinangsori, Tapteng, sehingga dapat dioptimalkan untuk kelancaran arus penumpang di kawasan Pantai Barat Sumut.

Dia mengaku prihatin melihat kondisi terminal penumpang yang masih seadanya, padahal potensi bandara itu juga sangat dibutuhkan untuk peningkatan arus penerbangan dalam melayani jasa penumpang.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melaporkan, pengembangan Pelabuhan di Sumut sangat diperlukan, termasuk di kawasan Pantai Timur Sumut seperti Belawan, Kuala Tanjung dan Pelabuhan Sibolga yang berada di Pantai Barat. (juniwan)

Baca Juga :  Kepala Dinas Tapanuli Utara dan 2 Kepala Sekolah Ditangkap KPK

Sumber ; MEDANBISNIS.COM

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*