Jon Bon Jovi: Hidup Tanpa Rencana itu Indah

Berkarier tiga dekade, 11 album studio, meraih angka penjualan album hingga 130 juta kopi dan lima penghargaan penting. Menurut Jon Bon Jovi semua itu diraih Bon Jovi tanpa rencana.

“Hidup tanpa rencana itu indah. Saya telah mencoba berakting, filantropi dan menjalankan waralaba olahraga. Saya lebih sukses dalam beberapa hal dibanding orang lain, tapi saya tidak punya niat untuk berhenti,” ujar Jon seperti dilansir Hindustan Times, Selasa (23/11/2010).

Bon Jovi to Rock Out on NBC Universal

Untuk kedua kalinya, Bon Jovi merilis album ‘Greatest Hits’. Dengan dirilis ulangnya lagu-lagu ngetop band-nya tersebut, Jon berharap Bon Jovi bisa merangkul generasi muda.

“Kami juga punya lima lagu baru di album ini untuk mereka yang selalu bersama kami selama beberapa dekade ini,” tambah Jon.

Di album tersebut akan ada sekitar 30 lagu yang disuguhkan. Termasuk lagu-lagu ngetop mereka seperti ‘Livin’ on a Prayer’, ‘You Give Love a Bad Name’, ‘It’s My Life’ dan ‘Always’. Album tersebut akan dikemas dalam dua keping CD.

Apa yang bisa membuat seorang Jon Bon Jovi tidak terhentikan?

Saya suka menulis, melihat apa yang bisa saya tuangkan dari imajinasi saya dan berbagi dengan semua orang.

Apa yang bisa membuat band terus bertahan?

Saling menyukai satu sama lain. Kami berkomitmen kepada band dan mengeluarkan ego di luar band. Mungkin ada kompromi, tapi visi kami sama bahwa kami tidak akan menggarap lagu yang tidak cocok dengan kami.

Baca Juga :  Akan Konser Di Ancol: NKOTBSB Janjikan Konser Megah

Bagaimana tentang reputasi Jon yang cukup bersih dibanding rockstar lainnya?

Saya tidak pernah percaya pada hal-hal klise tentang narkoba, seks dan rock & roll. Saya telah berbagi tentang penyalahgunaan yang saya lakukan pada diri sendiri tapi setiap pagi saya memutuskan untuk tidak pernah mau jadi Elvis gemuk.

Tanggapan Jon tentang musik rock saat ini?

Ada begitu banyak musik pop yang tidak masuk akal di radio yang sulit jadi inspirasi. Tapi jejaring sosial menemukan begitu banyak musisi kreatif dengan musik baru. Mereka mungkin saja jadi pionir untuk menyelamatkan apa yang tertinggal di bisnis musik, dan mereka tidak perlu label untuk itu. (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*