Jumlah Penduduk Miskin Madina Di Pertanyakan

Angka kemiskinan di Kabupatan Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan dari 20,64 persen pada 2005 menjadi 14,32 persen pada tahun 2009. Jika hal itu dilihat dari persentase, maka jumlah penduduk miskin di Madina 59.220 jiwa.

“Persentase ini suatu keberhasilan mengembirakan. Artinya masyarakat Madina makin sejahtera. Namun, jika dilihat dari angka kemiskinan ini, bersumber dari badan pusat statistik yang tidak sesuai dengan kenyataan riil di lapangan,” kata anggota fraksi Madina Bersatu, Zulkarnaen Nasution, tadi siang.

Bahkan, menurutnya, jumlah persentase sangat jauh berbeda dengan disampaikan dalam laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan bupati Madina. Sedangkan alokasi beras miskin pada tahun 2010 sebanyak 7.491 ton untuk 41.620 rumah tangga.

“Jadi, jika dalam satu rumah tangga dikalkulasikan empat orang, maka garis kemiskinan mencapai 166.480 jiwa atau 39,35 persen. Apalagi data jaminan kesehatan masyarakat miskin (Jamkesmas), saat ini mencapai 175.185 jiwa atau 40,42 persen,” ujarnya, siang ini.

Hal itu, lanjutnya, pernah disampaikan kepada bupati. Namun, proses pendataan penduduk, dimulai dari kepala desa, diteruskan ke camat, dan disampaikan kepada badan pusat statistik (BPS). Selanjutnya ditetapkan oleh bupati.

”Nah, inilah yang menjadi dasar dari PT Askes mengeluarkan kartu Jamkesmas. Maka dapat disimpulkan, sekitar 39,35 sampai 40,42 persen, penduduk Madina adalah penduduk miskin,” terangnya.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=139904:jumlah-penduduk-miskin-madina-diragukan&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Memalukan, Pengurus PSSI Sumut Dukung Nurdin Halid

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*