Kab. Padang Lawas Kekurangan 1.657 Ton Pupuk Urea Per Tahun

WASPADA ONLINE

SIBUHUAN – Padanglawas kekurangan pupuk urea 1.657 ton untuk menutupi kebutuhan sebanyak 5.307 ton pertahun. Pasokan untuk lahan persawahan seluas 13.269 hektare hanya 3.650 ton. Sementara yang dibutuhkan 5.307 ton pertahun.

Kepala Dinas Pertanian Palas, Syarir Harahap, tadi malam, mengatakan, kebutuhan pupuk untuk tiap hektare persawahan setiap musim tanam sebanyak 200 Kg urea,  SP36 150 Kg, Za 50 Kg dan Kcl 50 Kg. Sementara pendistribusian pupuk selain urea hanya berkisar 50 persen dari kebutuhan, sehingga kekurangan pupuk kerap menjadi dilema.

Guna mengatasi kekurangan dan mengurangi ketergantungan pupuk pabrik itu, kata kadis, Depertemen Pertanian membuat mesin kompos (mesin APPO) yang menjadi solusi kekurangan pupuk di Padanglawas.

Alat tersebut digunakan untuk menghancurkan bahan dasar pembuat pupuk organik, yang terdiri dari jerami, kotoran hewan, desak, serbuk gergaji, sekam padi, bonggol dan batang pisang, pelepah sawit, dedaunan hijau dan IM4 (sejenis ragi dapat diperoleh di toko pertanian).

Dikatakan, dalam tahun ini juga, Dinas Pertanian Palas akan membuat tiga unit mesin kompos yang dilengkapi dengan rumah komposnya, untuk saat ini masih dalam proses pembuatan rancangan anggaran biaya (RAB).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bupati Madina Kemungkinan Disidang di Medan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*