Kabupaten Tapanuli Selatan Siapkan Rp20 Miliar untuk Rehab Sekolah

TAPSEL-Kabupaten Tapanuli Selatan menyiapkan Rp20 miliar untuk biaya rehab 37 sekolah, pembangunan perpustakaan, pengadaan buku pelajaran, peralatan informasi dan komunikasi, serta operasional pendidikan lainnya. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tapsel Marasaud, kepada METRO, Jumat (23/9), mengatakan, tahun ini Pemkab Tapsel menerima dan alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan sebesar Rp20 miliar. Jumlah tersebut naik Rp1 miliar dari tahun lalu.
“Tahun ini Tapsel menerima DAK sebesar Rp20 miliar yang dialokasikan untuk rehab 37 sekolah, pembangunan perpustakaan, pengadaan buku pelajaran, pengadaan peralatan buku mata pelajaran, peralatan informasi dan komunikasi dan lainnya,” katanya.

Menurut Marasaud, DAK untuk fisik mulai dikerjakan pada pertengahan Oktober. Dan, dijadwalkan harus selesai dua bulan berikutnya atau sebelum akhir tahun. Sementara untuk non fisik seperti pengadaan-pengadaan peralatan, belum dilaksanakan. Sebab, petunjuk teknis (juknis) dari Kemendiknas belum turun. Untuk daerah Sumatera Utara (Sumut), sambung Marasud, Tapsel adalah daerah yang pertama melakukan pengumuman lelang pengadaan barang jasa. “Jadi Tapsel adalah yang pertama di Sumut ini,” tuturnya.

DAK Pendidikan Rp10,04 Triliun
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) akan memfokuskan dana alokasi khusus (DAK) 2011 bagi peningkatan mutu dan rehabilitasi sekolah. Anggaran ini berbeda dari tahun 2010 yang hanya fokus pada peningkatan mutu. “Pada 2010 DAK untuk SD hanya untuk peningkatan mutu, sedangkan pada 2011 di samping untuk peningkatan mutu, juga ada rehabilitasi sekolah,” demikian dikatakan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, pada akhir Maret lalu.

Baca Juga :  Lima Peristiwa Paling Diingat Pada Upacara Pembukaan Piala Dunia

Adapun jumlah anggaran DAK dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada 2003 anggaran DAK Rp 600 miliar. “Tahun 2010 mencapai Rp 9,3 triliun,” ujarnya. Begitu juga pada 2011, lanjutnya, pengalokasian untuk tingkat SD sebanyak 60 persen, sementara untuk SMP 40 persen. Pada 2011 proposisi SD mencapai 80 persen dan SMP 20 persen dengan total anggaran Rp10,04 triliun. Raker yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB malam tadi membahas DAK pendidikan 2011, laporan pelaksanaan program Dapodik 2010, postur anggaran pendidikan dalam kaitannya dengan penyusunan RAPBN 2012, persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) 2011, dan membahas mengenai sekolah bertaraf internasional. (phn/int)

Metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*