Kabupaten/Kota Di Sumut Tak Ada Yang Berprestasi

BOGOR – Pemerintah mengumumkan peringkat pemerintah provinsi, kabupaten dan kota berkinerja terbaik secara nasional untuk tahun kerja 2009. Penilaian mengacu kepada Peraturan Pemerintah No. 6 tahun 2008 tentang pedoman evaluasi pemerintahan daerah.

Tidak satupun kabupaten dan kota  di Sumut memperoleh peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintah secara nasional. Untuk Pemerintah Provinsi berkinerja terbaik secara nasional berturut-turut diraih Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah.

Sedangkan sepuluh kabupaten berkinerja terbaik nasional diraih Kabupaten Jombang, Bojonegoro, Sragen, Pacitan, Boalemo, Enrekang, Buleleng, Luwu Utara, Karanganyar, dan Kulon Progo.

Sedangkan peringkat sepuluh kotamadya berkinerja terbaik berturut-turut diberikan kepada Surakarta, Semarang, Banjar, Yogyakarta, Cimahi, Sawahlunto, Probolinggo, Mojokerto, Sukabumi dan Bogor.

Selain memperoleh piagam penghargaan, para kepala daerah berperingkat terbaik juga akan memperoleh penghargaan berupa bintang jasa yang akan diberikan langsung oleh Presiden pada peringatan HUT kemerdekaan RI Agustus mendatang.

Sedangkan piagam penghargaan langsung diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi kepada masing-masing kepala daerah berprestasi di hadapan Wakil Presiden Boediono. Untuk peringkat pertama provinsi diterima Sinyo Sarundayang (Sulut), peringkat kedua oleh Yasin Limpo (Sulsel) dan peringkat ketiga diterima Bibit Waluto (Jateng).

Mantan Gubernur Sumatera Barat ini mengatakan, hasil evaluasi ini akan dijadikan dasar untuk pembinaan pemerintah daerah. “Salah satu tujuan evaluasi ini untuk memberikan gambaran lengkap tentang daerah yang akan dijadikan acuan pembinaan daerah,”ujar Gamawan, tadi malam.

Baca Juga :  Gerebek Judi, Polisi Malah Diteriaki Maling

Sementara itu, Wakil Presiden Budiono, mengatakan pengumuman dan pemeringkatan kinerja pemerintah daerah merupakan bentuk pengakuan Pemerintah atas kinerja Pemerintah Daerah. Untuk itu dia mengingatkan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan berkoordinasi untuk memikirkan insentif bagi daerah berkinerja terbaik.

“Selain pemberian piagam, Mendagri dan Menkeu sebaiknya berkoordinasi untuk memberi penghargaan dalam bentuk insentif,” ujar Budiono.

Sementara itu, dari daftar yang dikeluarkan Kemendagri, peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Sumatera Utara secara nasional berada di peringkat ke 10 dari 33 daerah provinsi dengan skor 2,6643. Sumut berada di bawah Sulut, Selsel, Jateng, Sumsel, Lampung, Riau, Jatim, Sumbar dan DI Yogyakarta. Sulawesi Utara berada di peringkat pertama dengan skor 2,9701.

Sedangkan lima provinsi berkinerja paling buruk masing-masing Provinsi Sulawesi Tengah (33), Sulbar (32), Papua (31), NAD (29) dan Jambi (29). Untuk peringkat daerah kabupaten, tidak satupun daerah dari Sumatera Utara yang masuk sepuluh besar berkinerja baik atau berprestasi.

Kabupaten berperingkat terbaik diisi oleh Tapanuli Utara yang berada di urutan ke 48 dari 344 kabupaten. Disusul Serdang Bedagai diurutan ke-63, Samosir (107), Deliserdang (110), Dairi (120), Tapteng (135), Madina (172), Simalungun (174), Tobasa (184), Humbahas (185), Tapsel (205), Karo (219), Asahan (228), Labuhan Batu (230), Pakpak Barat (249), Nias (259) dan Nias Selatan (281).

Baca Juga :  Kapolda: Saya Pindahkan ke Nias, Biar Tahu Rasa Dia…

Sedangkan untuk Kotamadya, Tanjung Balai berada diurutan ke-17, Binjai (39), Medan (51), Tebing Tinggi (58), Padang Sidempuan (66), Sibolga (74) dan Siantar (77).

Sumber: waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*