Kaca Mobil Dipecahkan, Rp 100 Juta Dana BOS Raib

Sidikalang, (Analisa). Sofian Manik, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kecamatan Pergetteng Getteng Sengkut Kabupaten Pakpak Bharat dirundung masalah. Soalnya, uang Rp100 juta miliknya hilang saat kendaraan tumpangan ditinggal sejenak di Sidikalang, Rabu (23/4) siang.

Ditemui saat membuat pengaduan ke Polres Dairi, Sofian Manik menerangkan, mereka berangkat dari Salak sekira pukul 10.00 WIB. Dua  jam kemudian, ia bersama supir, Jonggi Sirait tiba di BRI Jalan Sisingamangaraja Sidikalang. Dia mencairkan cek senilai Rp 100 juta. Uang itu diterima dalam satu bungkusan.

Sesudahnya, ia berangkat ke Sentrum GKPPD di Jalan Air Bersih. Di sana ia menyetorkan uang gereja yang dipersiapkan dari rumah sebelumnya. Lantaran sudah saatnya makan siang, keduanya balik ke kota dan memakirkan mobil di Jalan Pegagan, tepatnya di seberang bank tadi.

Mereka di warung selama 15 menit. Sofian mengaku kaget kala menengok  kaca mobil sebelah kanan supir pecah. Uang di jok sudah raib. Dibenarkan, memang  kendaraan itu dilengkapi alarm namun saat kejadian tak ada bunyi apa-apa. Jarak mobil dan rumah makan hanya 3 meter.

Diterangkan, uang itu adalah dana BOS (bantuan operasional sekolah) triwulan pertama. Siswa pemakai rupiah tersebut tercatat 760 orang. Cek dicairkan di Sidikalang sebab bank di wilayah kerjanya tak bisa menukarnya.

Kasat Reserse dan Kriminal AKBP Hasian Panggabean dan staf turun ke TKP guna kepentingan penyidikan. Saksi korban sudah di kantor polisi, kata dia. (ssr)

Baca Juga :  Dugaan Korupsi di Taput, Kejari Didesak Usut

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*