Kadis. Kehutanan PALAS, Tutup Mata Akan Harahapan Rakyat

SIBUHUAN – Kepala Dindas Kehutanan Kab. Padang Lawas, Ir. Soleman Harahap “Tutup Mata” akan harapan – harapan rakyat Padang Lawas, terlihat akan banyaknya pembalakan liar yang merupakan salah satu jalan mendatangkan mala petaka yang akhirnya akan merenggut beberapa korban jiwa di Padang Lawas tercinta ini nantinya

“Jikalau hutan Padang Lawas terus di gerogoti oleh para cukong-cukong kayu, bagaimana tidak Geograpis Padang Lawas nantinya akan hancur, serta akan menimbulkan bencana besar DAN RUSAKNYA ekosistem hutan tersebut, dimana khabitat hewan saling memangsa satu sama lain. Memang ada program pemerintah akan Reboisasi, namun apa dikata, hal itu hanya harapan – harapan hampa yang dibuktikan dengan banyaknya dugaan Fiktip akan Program Reboisasi tersebut di Palas” tandas Ketua DPC LSM – Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GEMrAK) Padang Lawas, Edi dikantornya

Harapan masyarakat Palas juga tertuju pada perusahaan – perusahaan perampas lahan yang menjadi sumber kehidupan sebahagian rakyat di Palas ini. Banyak hal yang sudah dilakukan masyarakat Palas demi mempertahankan sumber kehidupannya, termasuk aksi mogok makan masyarakat dari kelompok tani Torang Jaya Mandiri di DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Dimana fungsi DPRD Kab. Padang Lawas ini hingga masyarakatnya sendiri mengadu ke Provinsi? Bukankah mereka yang duduk dikursi dewan Palas tersebut adalah wakil Rakyat Padang Lawas yang seharusnya membela rakyantnya? Sungguh ironis hal seperti ini, siapa lagi yang memperjuangkan rakyat palas ini apabila Dewan di Padang Lawas sendiri tidak perduli.

Baca Juga :  Pelantikan Sejumlah Kepala Sekolah Di Palas - Bupati Tidak Mengacu Pada Permendiknas No. 28 Thn. 2010

Harapan akan sejahteranya masyarakat Palas mungkin masih jauh dari impian apabila petinggi – petinggi Palas saja tidak memikirkan kesejahteraan tersebut (tutup mata). Percuma Filosopi BERCAHAYA di Padang Lawas di kibarkan kalau keadilan tidak berpihak kepada rakyat

Diminta kepada Plt. Bupati Padang Lawas, pikirkan kami rakyat padang lawas ini, jangan sampai bencana besar menghampiri Padang Lawas. Tunjukkan eksistensi leadership sebagai Plt. Bupati Padang Lawas yang berpihak kepada rakyat, ini yang menjadi harapan masyarakat padang lawas(ed)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. Ada Ubi ada Talas, Kalau pengusaha mengelola suatu wilayah hutan dan perkebunan maka penguasa akan dapat apa???, kalo masyarakat yang mengelola suatu wilayah hutan atau perkebunan maka penguasa tidak akan dapat apa-apa.

    Penguasa yang memikirkan nasib dan masa depan warganya akan memberi kesempatan yang luas kepada warganya, tetapi pemimpin yang memikirkan rekening bank nya yang gendut akan akan memberikan kesempatan kepada pengusaha untuk memperoleh upeti.

    Hepeng do namangatur…

  2. Perang terhadap pembabatan Hutan Lindung yang tidak mendapat izin tebang dari masyarakat setempat atau yang tidak mempunyai izin yang benar2 diterbitkan sesuai dengan peraturan.

    Saat ini banyak tingkat Camat seperti membiarkan dan seakan memberi izin untuk pengambilan2 kayu2 dihutan baik dalam partai kecil maupun partai besar oleh pihak2 perusahaan atau cukong2 yang menampung kayu. Ngak enaknya sih walaupun sudah melapor ketingkat Departemen kehutanan setingkat Kabupaten, tapi respond dari informasi yang beredar dimasyarakat itu jarang ditanggapi sebelum terpublikasi ke Media tingkat Nasional. jadi kalau cuman tingkat kabupati apalagi tingkat camat laporannya, maka kemungkinan sih akan tetap terjadi penebangan tersebut, kecuali masyarakat setempat membuat perhatian publikasi tingkat nasional / mencari perhatian secara pemaksaan dari tingkat Nasional. Maka itu pasti cepat ditanggapi, bahkan polisi juga bisa2 sibuk langsung menanggapi suatu informasi yang sudah masuk tingkat nasional

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*