Kadishub dan Kesbanglinmas Kab. Mandailing Natal Bantu Pasien Kritis dengan Mendonorkan Darah

Rabu, 25 November 2009 – www.metrosiantar.com

Anda Juga Di Undang Untuk Turut Berpartisipasi Mendonorkan Darah

MADINA-METRO; Kepala Dinas Perhubungan atau Kadishub Kabupaten Mandailing Natal, Drs Parulian Nasution MM dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas), Drs Sahnan Pasaribu, membantu pasien kritis Nur Azizah (32), di Rumah Sakit Umum Madina, lewat sumbangan darah yang diberikan keduanya.

Nur Azizah (32) merupakan istri dari Panusunan Nasution (36), warga miskin asal Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, yang mengalami keguguran, saat usia kandungannya menginjak 3 bulan, sehingga menyebabkan perempuan tersebut nyaris kehabisan darah.

Dan akhirnya Azizah berhasil dioperasi dengan pertolongan 2 pejabat Pemerintah Kabupaten Madina, Kepala Dinas Perhubungan atau Kadishub Kabupaten Mandailing Natal, Drs Parulian Nasution MM dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas), Drs Sahnan Pasaribu, dengan memberikan sumbangan darahnya, Senin (23/11) lalu.

Sebelumnya, pasien dirawat pasien dirawat di Puskesmas. Namun, puskesmas tidak bisa menangani penyakit si pasien yang masuk ke puskesmas Senin (23/11) dini hari. Akhirnya, keluarga pasien merujuk Azizah ke RSUD Madina pada hari Senin (23/11) sekira pukul 09.30 WIB. Di sini, mereka sempat khawatir dan panik. Pasalnya, persediaan darah di RSUD tidak ada, kemudian keluarga pasien mengambil inisiatif untuk mentransfusi darah mereka yang 3 bersaudara sebanyak 3 kantong atau 750 CC.

Setelah operasi berlangsung, tim medis kembali mengatakan kalau 3 kantong darah tersebut masih kurang. Keluarga pasien yang ditemui METRO mengatakan, kalau mereka panik dan tidak tahu harus mencari ke mana kekurangan darah tersebut, karena persediaan biaya sangat terbatas.

Baca Juga :  Lorenzo: Spies Bukan Saingan Utama

“Jangankan untuk mencari orang yang mau transfusi darah, biaya operasi ini saja kami tidak tahu biayanya harus dicari ke mana?” tanya Panusunan dengan iba kepada METRO, Senin (23/11) lalu.

Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Drs H M Yusuf Nasution Msi, yang dihubungi METRO melalui telepon selularnya, mengaku, siap membantu, lalu 10 menit kemudian Ketua PMI Madina mendatangi RSUD bersama 2 orang yang siap menyumbangkan darahnya untuk kesembuhan pasien yang masih dalam kondisi kritis.

Adapun 2 orang yang menyumbangkan darahnya adalah Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Madina, Drs Parulian Nasution MM dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas), Drs Sahnan Pasaribu, keduanya langsung melakukan cek golongan darah, dan setelah cocok seterusnya melakukan transfusi darah.

Keduanya menyebutkan kalau mendonorkan darah hanya untuk beramal sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan fisik. “Memberikan bantuan kepada orang lain adalah kebahagiaan tersendiri yang kita rasakan dalam diri kita, bantuan tidak hanya secara materi atau finansial, bantuan fisik juga adalah perbuatan yang sangat mulia,” sebut keduanya.

Mereka juga mengakui kalau mereka mendapat informasi langsung dari Ketua PMI dengan spontan mereka langsung berangkat menuju RSUD. “Donor darah adalah suatu perbuatan mulia karena tindakan seperti ini akan bisa menyelamatkan jiwa manusia,” ujar Ketua PMI. (mag-02)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Potensi dan Kualitas Air PDAM Tirta Ayumi P.Sidempuan Menjanjikan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*