Kajatisu Puji Kinerja Kejari Sidimpuan dalam Penanganan Korupsi

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Sution Usman Adji, SH memuji kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) P.Sidimpuan dalam penanganan berbagai kasus dugaan korupsi di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

“Penanganan berbagai kasus dugaan korupsi di Kejari Sidimpuan sudah cukup baik, meski masih banyak masyarakat yang kurang puas. Tapi itulah dinamika reformasi di bidang hukum, dalam setiap penangannya dibutuhkan ketelitian, kejelian dan keuletan seorang Jaksa. Jadi biarkan saja seperti bola yang bergulir, ” ujarnya kepada wartawan saat kunjungan kerja (Kunker) di Kejari setempat, Jumat (9/7).

Dikatakan, dalam penangan kasus korupsi di Sumatera Utara pihaknya kerap mendapatkan kritikan dari kalangan masyarakat terkait lambannya penanganan kasus para koruptor tersebut, namun hal itu dijadikan sebagai alat pemacu dalam memaksimalkan kinerja kejaksaan.

“Kritikan-kritikan yang dialamatkan ke Kejaksaan menjadi pendorong bagi kami untuk lebih mampu bekerja secara maksimal, “katanya.

Sedang mengenai kinerja para kepala kejaksaan negeri (Kajari) di kabupaten/kota , Kajatisu mengaku secara umum bagus, meski ada beberapa daerah yang kurang memenuhi atau kurang semangat namun terus diberikan suntikan motivasi. ” Kinerja Kajari P.Sidimpuan cukup bagus. Buktinya kasus dugaan korupsi cukup banyak di tangani, bahkan sudah ada yang dituntut dan di putus oleh pengadilan, ” tuturnya.

Terkait kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) kota P.Sidimpuan TA 2009 sebesar Rp1,8 miliar yang kasusnya di tangani Kejatisu bekerjasama dengan Kejari P.Sidimpuan, Kajatisu berjanji akan memprosesnya secepat mungkin. ” Kita masih menyiapkan dan menyusun dakwaan terhadap kedua tersangka yang merupakan mantan pejabat Pemko P. Sidimpuan itu ” terangnya.

Baca Juga :  1489 Siswa Miskin di Paluta Terima Bantuan

Disinggung mengenai dugaan kasus korupsi lainnya yang terjadi di wilayah hukum Kejari P.Sidimpuan, Usman Adji menginstruksikan kepada Kejari P.Sidimpuan untuk merespon dan menindaklanjutinya. ” Kita tidak ada menutup nutupi kasus. Kalau terbukti kita sikat, ” tegasnya.

Pantauan Analisa, Kejatisu beserta istri dan Asisten Pembinaan (Asbin) Kejatisu Mangiring Siahaan SH tiba di Kejari P. Sidimpuan sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung disambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) P.Sidimpuan Indrasyah Johan, SH beserta istri, Kasi Intel Polim Siregar, SH, Kasi Pidsus Yudha Utama, SH, beserta Kasi lainnya, para Jaksa, Kacabjari, pengurus Dharma Yukti Karini serta seluruh pegawai dan staf di lingkungan Kejari P.Sidimpuan.

Selanjutnya, Kajatisu melakukan inspeksi ke setiap ruang kerja jaksa dan pegawai sekaligus memberikan pengarahan kepada segenap jajaran Kejari P.Sidimpuan di aula kantor tersebut.

Dalam arahan dan bimbingannya Sution Usman Adji SH antara lain mengingatkan agar seluruh personil kejaksaan mau dan mampu untuk lebih meningkatkan kinerja pada masing-masing bidang kerja.

” Disiplin diri adalah kunci utama dalam keberhasilan, untuk itu saya harapkan agar seluruh jaksa dan pegawai mau dan mampu dalam meningkatkan kinerja, sehingga jaksa dihargai dan disegani oleh masyarakat pencari keadilan di daerah ini, ” ujar Sution Usman Adji SH.

Dalam Kunker ini Kejatisu akan mengunjungi beberapa Kota/Kabupaten di Sumatera Utara diantaranya, Simalungun, Tobasa, Taput, Sibolga, P.Sidimpuan, Penyabungan, Rantau Parapat dan Kisaran.

Baca Juga :  Pilkada Tapsel siap digelar

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=61455:kajatisu-puji-kinerja-kejari-sidimpuan-dalam-penanganan-korupsi&catid=51:umum

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. tuk Timbul?? jangan buru2 menghujat kejaksaan karena klo kejari tdk bertindak hati2 bisa pembangunan mandeg krn org akan enggan megang jabatan klo sebentar2 diperiksa padahal belm tentu bersalah.. kejaksaan dalam posisi yg dilematis.. kita hrs sadari itu .. kita masyarakk kan hanya melihat garis besarnya saja misalnya kata aktivis ada penyimpangan dana DAK bidang pendidikan.. eee udah di periksa rupanya ada juklak dari departemen teknis yg aktivis blm tau .. itu belum dilanjutkan ke penelitian dan penyidikan udah mentah dugaan itu, JAdi utk itu aktivis dan masyarakt dan semua harus sama2 jaga kondisi yg kondusif.. klo mau demo dsptkan bukti2 yg valid jgn hanya berita burung… okey smoga semua unsur sama2 berniat baik utk bangun tapsel and PSP

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*