Kakan Malaria Madina: Tim Terpadu Harus Percepatan Eliminasi Malaria

Panyabungan, Kepala Kantor Penang­gulangan Malaria Madina Dr Syaripuddin mengajukan Surat Keputusan (SK) Tim Terpadu Percepatan Eliminasi Malaria kepada Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution. Soalnya, kasus malaria meningkat di beberapa Kecamatan di Ma­dina.

“SK masih dalam proses dan itu sudah disepakati seluruh instansi terkait. Tinggal me­nunggu tanda tangan Bupati saja,” sebutnya kepada wartawan, Senin (3/3) di kantornya.

Fungsi tim, untuk mengajak seluruh masyarakat terutama instansi yang ada di Pemerintah Kabu­paten Madina berperan aktif membasmi malaria.

Sementara kantor penang­gulangan malaria sudah me­ngajak seluruh instansi agar ikut berperan membasmi malaria, namun tak ada respon dari instansi yang disurati sebe­lumnya.

“Dengan adanya kerja­sama penanggula­ngan malaria dengan instasi yang ada di Madina ini bisa mengurangi endemis malaria dari wilayah yang terindikasi mala­ria,” katanya.

Sedangkan upaya sebe­lum­nya pihaknya sudah melakukan pemberantasan penyakit malaria dengan menampung anggaran pe­ngadaan kelambu sebesar Rp2 miliar lebih. Kelambu telah dibagikan kepada masyarakat yang ada di empat kecamatan yakni Pa­nya­bu­ngan Selatan, Kecama­tan Panyabu­ngan Barat, Nagajuang, dan Keca­matan Huta Bargot.

Dia mengimbau, dengan keluarnya SK nanti kepada masyarakat dan instansi agar mengenali penyakit demam meng­gigil dan berkeringatan me­rupakan gejala yang ditularkan dari gigitan nyamuk anopheles betina, nyamuk malaria hanya menggigil di sore hari dan pagi hari.

Kebijakan utama untuk mengeliminasi malaria adalah stop malaria klinis ganti dengan malaria konfirmasi (micros­kopis) dan stop mono therapi (terapi kloroquin) ganti dengan artesunate combination therapi (CVT).

Baca Juga :  Komisi Darurat FIFA Ambil Alih PSSI

Jika terjangkit penyakit malaria segera datangi sarana pelayanan kesehatan seperti melaksanakan pemeriksaan malaria. Jangan melakukan pengo­batan sendiri karena pengobatan malaria yang tidak sesuai dapat menyebabkan resistensi obat sehingga malaria sulit diobati. (man)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*