Kapal Marina Express Kandas di Pulau Karang

BATAM, KOMPAS.com – Kapal MV Marina Express I yang berlayar dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi menuju Batam, kandas di pulau karang di perairan sekitar Pulau Kepala Jeri, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (1/10/2011) sekitar pukul 17.45 WIB.

Salah seorang penumpang kapal, Suana Niu, saat dihubungi Antara mengungkapkan kapal yang ditumpanginya itu berada pada posisi naik di atas pulau karang di sekitar perairan Pulau Kepala Jeri.

“Posisi kapal berada di atas pulau karang. Pulaunya tidaklah besar, air laut pun surut. Mesin kapal mati dan penumpang kapal cukup ramai karena kapal ini dari Kuala Tungkal menuju Batam,” ujar Suana.

Ia naik kapal feri tersebut dari pelabuhan Tanjung Batu, pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB, namun beberapa saat hendak menuju Pelabuhan Sekupang, Batam, kapal kandas di pulau karang yang tidak berpenghuni.

“Sekitar jam 19.30 WIB baru datang speed boat (kapal cepat berkapasitas sekitar 70 orang) penyelamat untuk mengangkut penumpang,” kata Suana yang menyatakan sedang menunggu giliran untuk diangkut.

Ia mengatakan ada tiga speedboat yang datang untuk mengangkut penumpang kapal Marina Express. Para penumpang yang jumlahnya diperkirakan ratusan orang itu turun dari kapal berjalan kaki di antara celah batu karang menuju kapal penyelamat.

“Air laut sedang surut, sedangkan posisi kapal Marina Express di atas pulau karang dan kapal speedboat tak bisa merapat dekat jadi kami harus turun dari kapal berjalan kaki,” ungkap Suana.

Baca Juga :  Yusril: Sisminbakum PNBP, Itu Rampok

Padahal, katanya, mercusuar pelabuhan Sekupang, Pulau Batam terlihat tidak begitu jauh dari lokasi kapal tersebut berhenti, namun karena kondisi kapal menyangkut di atas pulau karang maka pelayaran mereka terhenti sesaat.

“Mudah-mudahan saja kami semua dapat tertolong, hari sudah makin malam lagi pula banyak perempuan dan anak-anak di kapal,” katanya.

Sumber : Antara
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*