Kapolda Sumut Diminta Prioritaskan Memberantas Korupsi

JAKARTA- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meyakini Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) yang baru Brigjen Pol Syarief Gunawan akan membawa angin segar bagi penegakan  hukum di Sumut, terutama bagi jajaran kepolisian yang ada.

Alasannya menurut Komisioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan, Syarief Gunawan merupakan jenderal polisi yang selama ini dikenal memiliki integritas tinggi dan kinerja yang sangat baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat.

“Tapi meski begitu, terhadap Kapolda Sumut yang baru kami harapkan lebih humanis dan dekat dengan anak buahnya. Dia tahu apa yang dibutuhkan anak buahnya dalam bertugas,”  katanya kepada koran ini di Jakarta, Minggu (9/6).

Edi menilai ada banyak kasus yang harus menjadi perhatian utama Syarief Gunawan, dalam menjalankan tugas-tugas yang ada ke depan. Terutama diharapkan segera menyelesaikan keluhan-keluhan yang banyak disampaikan masyarakat Sumut langsung ke Mabes Polri maupun lewat Kompolnas.

“Salah satunya kasus penembakan 11 orang masyarakat di Tapanuli Selatan (Tapsel) yang dua diantaranya ibu rumah tangga yang diduga tidak bersalah, ikut ditembak. Kami menilai Kapolda Wisnu (Kapoldasu sebelumnya) seharusnya memiliki hati nurani dan bijaksana menangani insiden tersebut,” katanya.

Kasus tersebut harus menjadi perhatian utama, karena meski telah terjadi selama berbulan-bulan, tapi hingga saat ini belum terlihat titik terang.

“Kemudian kasus korupsi yang banyak dibantarkan Polda, juga tentu harus menjadi perhatian utama. Kami menilai tidak seharusnya kasus korupsi dibantarkan. Selama ini sesuai undang-undang yang dibantarkan itu hanyalah pemakai narkoba,” katanya.

Baca Juga :  Pengumuman Hasil Seleksi Ujian CPNS Tapanuli Utara Tahun 2010

Namun pada kenyataannya, justru tidak sedikit perkara korupsi yang dibantarkan Poldasu selama ini. Kondisi tersebut menurut Edi harus sesegera mungkin diatasi, agar citra kepolisian sebagai pelayan masyarakat dan aparat penegak hukum, tetap harum.

“Polda juga harus berantas narkoba dan judi yang masih begitu marak dimana-mana. Bahkan merambah mulai dari masyarakat golongan ekonomi tingkat atas, hingga tingkat bawah. Mulai dari kalangan pelajar hingga orangtua. Jadi kami minta Kapolda baru lebih baik kinerjanya,” ujar Edi.

Selain itu satu hal lain yang tak kalah pentingnya, ia juga meminta Kapoldasu tidak boleh arogan. Namun harus  dapat membawa diri dekat dengan anggotanya dan masyakat Sumut.(gir/jpnn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*