Kapolda Sumut Irjen Pol. Oegroseno, SH : Pramuka yang Penuhi Syarat Diterima Jadi Polisi

Medan, (www.analisadaily.com)

Pramuka yang Penuhi Syarat Diterima Jadi Polisi

Kapolda Sumut Irjen Pol. Oegroseno, SH mengatakan pihaknya sedang merancang system rekrut anggota polisi dari anggota pramuka aktif. Untuk sementara para anggota pramuka tersebut ditempatkan magang di pos-pos garis terdepan.

“Tentu saja mereka yang akan ditempatkan haruslah memenuhi syarat dan kualifikasi. Saya akan membantu suatu waktu mereka yang telah magang akan diangkat menjadi polisi melalui pendidikan. Syaratnya sama dengan syarat-syarat memasuki diklat polisi. Antara lain berbadan sehat, tamat SLTA, berkelakuan baik dan memiliki postur tubuh ideal”, ujarnya saat memberikan ceramah kepada peserta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pramuka Sumut 2010 di Aula Martabe Kantor Gubsu Selasa siang.

Menurut Kapolda pramuka mahir sudah memiliki basis pengetahuan kepolisian. Bahkan dalam hal tertentu pramuka aktif ternyata lebih unggul ketimbang calon siswa polisi di awal pendidikan. “Tapi janganlah yang masih lajang beratnya sudah 100 kg. Yang ramping-ramping, yang sehat-sehat akan saya bantu menjadi polisi kalau dia sungguh-sungguh berminat dan memenuhi persyaratan”, tukasnya didampingi Waka Kwarda Sumut HM Zaki Abdullah yang bertindak sebagai moderator.

Panutan masyarakat

Oegroseno, SH yang mengaku telah menjadi anggota pramuka aktif sejak kelas 1 SMP di Kudus mengatakan ia bisa mulus mengikuti testing AKBRI jurusan kepolisian berkat modal ilmu yang diprolehnya selama dididik gerakan pramuka. “Saya dapat isteri juga karena pramuka, isteri saya melihat betapa gagahnya saya dengan pakaian pramuka. Tentu saja bukan hanya karena pakaiannya tapi waktu itu kesan masyarakat pramuka itu benar-benar menjadi panutan”, ujarnya lagi.

Kapolda lebih jauh mengutarakan seyogianya pramuka bisa mengisi kemerdekaan dengan ikut serta membangun bangsa dan Negara. Ikut menjaga keamanan, ikut mengatur lalu lintas agar jalan tidak macet memang bagian dari tugas pramuka. Tapi lebih dari itu pramuka juga ditantang untuk memiliki kemampuan khusus misalnya mempersiapkan sarana dan prasarana air bersih di saat suatu daerah dilanda banjir.

Baca Juga :  RSUD Tapanuli Selatan Sudah Mendapatkan Izin

Kita harapkan Gerakan Pramuka sejak kini menyiapkan pramuka plus sehingga masyarakat semakin percaya pendidikan di pramuka benar-benar bermanfaat.

“Sekarang SMA saja ada plusnya. Pramuka pun harus punya nilai plus. Ikut menjaga kelestarian alam itu juga ada nilai plusnya. Sebagai contoh banjir di Madina bukan mendadak tapi akibat penggundulan hutan yang berlangsung bertahun-tahun. Awasi penggundulan hutan, hijaukan daerah kritis, nilai pramuka akan bertambah”,ujarnya lagi.

Pada sesi ceramah di Rakerda Pramuka tersebut, peserta juga mendapat bimbingan dari Pangdam I/BB.

Pemimpin Masa Depan

Sementara itu Gubernur Sumut Syamsul Arifin, SE dalam arahannya saat membuka Rakerda mengatakan, Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam memberantas narkoba. “Kalau kita tidak bebas narkoba suatu waktu bangsa ini akan dipimpin oleh bandar-bandar narkoba. Apa kita mau tanya Gubsu yang dijawabnya sendiri tidak. Yang kita harapkan menjadi pemimpin bangsa ke depan adalah orang-orang yang telah terdidik, terlatih, di gerakan pramuka. Saya dari dulu sudah ikut pramuka. Bahkan sejak Pandu Kapolda Irjen Pol Oegreseno, SH, Kajati Sumut Pak Sution Usman Adji, Pangkosek, yang mewakili Pangdam, Danlanud Medan bisa jadi pemimpin karena kami ditempa dan dididik pramuka”,tambah Syamsul yang seperti biasa berpidato penuh canda diluar teks.

Rakerda Pramuka Sumut yang berlangsung sehari penuh diikuti Pengurus Kwarda Sumut, utusan 30 Kwarcab Pramuka Kabupaten/Kota dipimpin Ketua Kwarda Sumut Drs. H. Amansyah Nst, MSP.

Baca Juga :  Jalinsum Sosa-Riau Lumpuh Tiga Jam, Diblokir Ribuan Warga karena Kompensasi Tak Dibayar PTPN IV

Pada bagian lain sambutannya, Gubsu H Syamsul Arifin SE menyatakan Pramuka bisa menjadi benteng berbagai tindakan negative yang berkembang belakangan ini dan juga bisa dijadikan benteng pencegahan untuk mengatasi maraknya peredaran narkoba.

Menurut Gubsu, akhir-akhir ini banyak yang ingin menghancurkan generasi muda, salah satunya melalui serangan narkoba.

“Pramuka bisa menjadi benteng moral bagi generasi muda dari ancaman penggunaan narkoba. Ini sudah terbukti dari perjalanan panjang Pramuka di Indonesia yang banyak mengadakan kegiatan positif di masyarakat,” ujar Gubsu.

Karena itu Gubsu berharap agar seluruh kegiatan Pramuka bisa diinternalisasikan dalam kehidupan generasi muda. Sebab ternyata peredaran narkoba sudah begitu marak saat ini. “Saya saja tidak tahu, apakah propinsi kita tercinta ini menjadi pusat peredaran narkoba atau sekedar menjadi jalur transit,” kata Gubsu. (ir)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*