Kapolres Amankan Kayu dari Hutan Batang Toru

Kapolres Tapsel AKBP Parluatan Siregar, Ibrahim Pasaribu, AKP JW Sijabat, dan Zulkarnain (dari kanan) menginterogasi dua pelangsir kayu dari kawasan hutan Batangtoru di Desa Simaninggir, Kecamatan Marancar.

 TAPSEL – Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Parluatan Siregar menangkap sekitar lima kubik kayu olahan saat menyisir pinggir kawasan hutan Batangtoru di Desa Simaninggir, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapsel, Sabtu (27/9).

Informasi dihimpun Senin (29/9) dari Sekretaris Dinas Kehutanan Kabupaten Tapsel Zulkarnaen Siregar SP, menyebutkan, kayu rimba campuran tersebut kini diamankan di Mapolres Tapsel. Saat menemukan kayu itu, pemiliknya tidak berada di lokasi, dan hanya tukang langsir yang ada di sana dan turut diamankan ke komando.

Disebutkannya, pada penyisiran tersebut, Kapolres didampingi Kasat Sabahra AKP JW Sijabat, Sekretaris Dinas Kehutanan Zulkarnain Siregar SP dan Ibrahim Pasaribu alias Toreng, putra daerah Marancar.

“Kita dukung Kapores Tapsel yang peduli kelestarian hutan. Ini jadi penyemangat buat kami dalam menjaga seluruh kawasan hutan dari tangan-tangan jahil,” kata Kadishut Tapsel Pardamean Daulay melalui Sekretaris Zulkarnain Siregar, Senin (29/9).

Sementara itu Ibrahim atau yang akrab disapa Toreng, dan juga abang kandung Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu menyampaikan, wilayah Kabupaten Tapsel memiliki topograpi perbukitan dengan hutan alami. Di wilayah tersebut terdapat banyak kawasan hutan. Sehingga perlu sinergitas seluruh elemen menjaga kelestariannya.

Baca Juga :  Pilkada Digelar 2012, Kondisi Politik Kota Padangsidimpuan Masih Senyap...!

“Kampung saya dan pak Kapolres Tapsel sama-sama di lereng Gunung Lubuk Raya. Jika hutannya dirambah, kampung saya di Marancar dan pak Kapolres di Pokenjior akan kehilangan sumber mata air, terancam longsor dan banjir bandang,” katanya.

Ibrahim mendukung penuh program Kapolres Tapsel. Siap menggalang warga untuk bersinergi bersama polisi dan Dinas Kehutanan menjaga kelestarian hutan. Utamanya hutan sekitar Gunung Lubuk Raya, Bukit Sanggarudang, dan kawasan hutan Batangtoru. Sementara Kapolres Tapsel, AKBP Parluatan Siregar mengatakan, menjaga hutan dari aksi perambahan merupakan salah satu program kerjanya. Karena hutan merupakan sumber kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya.

“Saya tidak mau masyarakat dan kampung halaman saya kehilangan sumber mata air, oksigen, dan ditimpa bencana alam akibat ulah tangan-tangan jahil perambah hutan. Menjaga kelestariannya juga merupakan program nasional pemerintah kita. Memberantas illegal logging adalah atensi pimpinan kami di Polri,” tegasnya.

Dalam rangka menjaga kelestarian hutan ini, Kapolres Tapsel mengajak Dinas Kehutanan, khususnya Polisi Kehutanan (Polhut) untuk bekerjasama. Karena mereka lebih tahu di mana area kawasan hutan Negara dan areal perkebunan rakyat.

Terkait kayu temuan di Desa Simaninggir, Kapolres Tapsel telah mengamankannya di komando dan melakukan penyelidikan terhadap aksi perambahan hutan tersebut. Sementara tukang langsir yng diamankan bersama kayu itu, akan diberi pembinaan. (ran)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Renault Luncurkan R31

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*