Kapolres Madina; Tak Ada Warga Sipil Miliki Senpi

Di wilayah hukum Polres Mandailing Natal (Madina), tidak ada warga sipil yang memiliki senjata api (senpi). Apabila ternyata didapati maka akan dista karena polisi tidak mengeluarkan izin untuk penggunaan senpi.

6453710a8bb236a8e1f53310589967f045f6012 Kapolres Madina; Tak Ada Warga Sipil Miliki Senpi
Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk

Demikian ditegaskan Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk saat dikonfirmasi METRO di ruangan kerjanya, Selasa (28/9).

Kapolres menjelaskan, beberapa waktu lalu salah seorang pejabat Madina ada yang memiliki senpi. Namun, senpi itu sudah ditarik oleh Polres.

“Tak ada yang dapat izin menggunakan senpi kecuali petugas. Dan kalaupun ada warga sipil yang memiliknya, akan kita amankan. Sebelumnya, kita telah menarik senpi yang dimiliki seorang pejabat Madina,” tegas Kapolres tanpa merinci nama pejabat tersebut..

Menanggapi maraknya perampokan dan penyerangan oleh sejumlah oknum dengan menggunakan senpi hingga menewaskan beberapa anggota kepolisian, Kapolres mengungkapkan, pasca perampokan CIMB Niaga di Medan, Polres Madina telah melakukan perubahan pola keamanan dengan memperketat penjagaan. Seperti, di pasar, toko emas dan bank, yakni dengan penjagaan personel Polres yang dipersenjatai.

Tambah Petugas Jaga di Polsek

Tidak itu saja, Kapolres juga telah mengarahkan seluruh personel kepolisian di Kabupaten Madina untuk lebih waspada dalam bertugas. Setiap Kapolsek diminta menambah petugas yang sedang berdinas terutama pada malam hari, yakni semisal dari tiga orang berdinas menjadi enam orang dengan dilengkapi senjata api.

Baca Juga :  Polisi Incar Ladang Ganja di Madina

Disamping itu, ungkap Kapolres, pihaknya juga telah mengundang para pengusaha yang ada di Madina, semisal pengusaha di bidang perbankan, SPBU dan toke karet untuk lebih waspada. Pengusaha diimbau untuk meminta bantuan aparat kepolisian jika ingin melakukan transaksi keuangan. “Begitu juga dengan pengusaha SPBU, kami sudah imbau untuk memasang CCTV supaya tindakan kriminal yang dimungkinkan terjadi mudah diproses dengan kelengkapan alat tersebut,” pungkasnya.

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*