Kapolres: Polisi Tidak Tolerir Aksi Blokir Jalan Bandara Kualanamu

(Analisa/amirul khair) PERSIAPAN JELANG PERESMIAN: Seorang pekerja sedang mengepel lantai menggunakan mesin di lantai II terminaL keberangkatan Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang. Berbagai persiapan dilakukan jelang peresmian bandara itu oleh Presiden SBY 27 Maret mendatang.

Deliserdang, (Analisa). Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Deliserdang AKBP Dicky Patrianegara SH SIK MSI menegaskan, pihak kepolisian tidak akan menolerir pihak-pihak yang berupaya melakukan aksi pemblokiran terlebih anarkis bertujuan melumpuhkan akses jalan dari dan menuju Bandar Udara (Bandara) Internasional Kualanamu (Kualanamu International Airport/KNIA) Deliserdang.

Pasalnya bandara itu merupakan fasilitas vital berdampak multiefek terhadap citra Sumatera Utara baik secara nasional maupun internasional.

“Kita tidak akan menolerir terkait upaya aksi pemblokiran akses Jalan dari dan menuju Bandara Kualanamu” ungkap Kapolres kepada Analisa, Selasa (25/3) terkait kesiapan polisi jelang peresmian Bandara Internasinal Kualanamu 27 Maret mendatang yang bakal diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kapolres memastikan, bila ada oknum maupun pihak tertentu memanfaatkan momentum peresmian Bandara Internasional Kualanamu untuk melakukan aksi blokir akses jalan terlebih bertindak anarkis untuk mengganggu apalagi sampai melumpuhkan akses jalan dari dan menuju bandara itu, pihak kepolisian akan bertindak tegas.

“Kalau ada yang mencoba dan anarkis, kita akan tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan” tegasnya.

Menurut mantan Kapolres Tapanuli Tengah ini, seandainya upaya aksi blokir akses jalan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu terjadi, akan berdampak negatif terhadap citra Sumatera Utara.  Sebab, bandara itu berkelas internasional yang tidak saja menjadi akses bagi nasional tapi juga internasional.

Baca Juga :  Kembangkan Danau Toba, Rp 21 Triliun Disiapkan

Aksi blokir terlebih berupaya melumpuhkan akses jalan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu justru akan merugikan Sumut sendiri. Sebab, aktivitas perekonomian bisa lumpuh dan kepercayaan nasional terhadap Sumut akan luntur terlebih citra Indonesia akan melemah di mata internasional.

“Marilah semua kita tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar aktivitas berjalan lancar. Jangan ada yang memanfaatkan momentum. Jangan bertindak anarkis dan merugikan pihak lain” tegas Kapolres.

Untuk mengawal kedatangan Presiden SBY yang akan meresmikan Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang terang Kapolres, pihaknya sudah menyiapkan sekira 1.200 personel dibantu anggota Brigade Mobil (Brimob) dan TNI guna berjaga-jaga di sekitar bandara.

Kapolres berharap, proses peresmian bandara itu berjalan baik dan lancar serta diimbau kepada seluruh elemen masyarakat tidak terprovokasi untuk menciptakan situasi kamtibmas yang tidak kondusif.

Positif

General Manager (GM) PT AP II Bandara Kualanamu Tengku Said Ridwan ketika dikonfirmasi memastikan, peresmian bandara itu positif akan dilaksanakan 27 Maret mendatang langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di areal kargo mulai Pukul 08.30 Wib. “Positif tanggal 27 Maret. Tapi kalau proses dari mana nanti presiden, masih rahasia” jelasnya.

Tengku Said mengaku, semua persiapan peresmian Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang sudah matang. Namun ia menyilahkan Analisa untuk mengonfirmasi terkait progres pembangunan bandara itu.

“Kalau untuk progres pembangunan, itu tanggung jawab Satker atau Pelaksana PIU. Tanyakan saja ke PIU” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Simalungun Tidak Terbukti Suap Hakim MK

Pantauan Analisa dalam sepekan terakhir, aktivitas perbaikan terlihat dilakukan. Beberapa petugas pengepel lantai menggunakan alat mesin terlihat bekerja. Bahkan beberapa sudut bandara Kulanamu baik di terminal keberangkatan maupun kedatangan sudah mulai tertata rapi.

Namun kehebohan aktivitas sterilasasi yang dilakukan pihak TNI sebagaimana umum terjadi setiap pejabat tinggi datang, tidak terlihat.  Suasana tetap kondusif seperti biasa dan tidak mengganggu pelayanan terhadap penumpang pengguna jasa angkutan udara. (ak)

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*