Kapolres Tapsel Tidak Bisa Memastikan Pembakaran Kafe Tidak Berbuntut Pidana

?Kapolres Tapsel Drs Parluatan Siregar (kiri) di Acara Musyawarah Lintas Sektor di Aula Mapolsek Barumun, Rabu (11/3/2015).

Palas | Kepala Kepolisian Resort Tapanuli Selatan (Kapolres) Tapanuli Selatan (Tapsel) Drs Parluatan Siregar tidak bisa memastikan bahwa pembakaran 17 kafe di Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas (Palas) tidak berbuntut pidana. Karena, dari kejadian tersebut Kepolisian sudah menerima pengaduan sebanyak 10 aduan, yaitu sebanyak 6 pengaduan di Polres Tapsel dan 4 pengaduan di Polsek Barumun.

“Saya Kapolres Tapsel tidak bisa memastikan bahwa pembakaran 17 rumah (kafe,red) tidak berbuntut pidana. Karena sampai saat ini sudah ada 10 LP (pengaduan,red) yang masuk, 6 LP di Polres Tapsel, dan 4 LP di Polsek,” ujar Kapolres di dalam musyawarah lintas sektor yang diseleggarakan oleh Polsek Barumun di Aula Mapolsek Barumun, Rabu (11/3/2015).

Ditambahkan Kapolres, dia sangat menyayangkan bahwa aksi pembakaran 17 kafe tersebut dengan dalih massa yang tidak bisa terkendali. Karena sebelum juga Pemerintah Daerah (Pemda) sudah melakukan himbauan kepada pihak-pihak yang diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Palas Tentang Ketertiban Umum.

Ditambah tim terpadu sebelumnya juga telah melayangkan surat imbauan kepada seluruh pemilik kafe melalui Peraturan Bupati (Perbup) Palas. Dalam Perbup itu ditegaskan, apabila dalam waktu 7 kali 24 jam atau sampai 4 Maret 2015, tidak membongkar bangunan dan menutup sendiri kafenya, pemilik kafe siap menerima sanski berupa pembongkaran paksa.

Baca Juga :  HUT Bhayangkari, Polres Gelar Pengobatan Gratis

Kemudian, Kapolres juga mengharapkan kepada Pemda untuk menyelesaikan permasalahan terkait pembakaran 17 kafe tersebut, dan tidak melebar ke Polres Tapsel maupun ke Poldasu, dan dapat diselesaikan di wilayah Kabupaten Palas.

Dan Kapolres juga menekankan kepada jajarannya, agar kejadian yang demikian tidak terurang lagi. Kemudian kepada Satpol PP, Kapolres juga meminta untuk menjalankan tupoksinya semaksimal mungkin dalam menegakkan Perda.

Hadir dalam musyawarah tersebut, mewakili Bupati Palas Asisten I GT Hamonangan Daulay, Kabag Pemerintahan Arjusli Siregar, Kabag Hukum Agus Saleh Saputra Daulay, Kakan Satpol PP Palas Romy Saiful, Camat Lubuk Barumun Ass’ad Tufeil, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja. Sedangkan unsur masyarakat, Alim Ulama, Tokoh Adat Banggor Harahap, Ketua FPI Palas H Tongku Hasibuan, dan LSM.

Sedangkan yang bersama Kapolres, antaralain Kabag Binmas AKP H Sutan Siregar, Kasat Intel AKP Ahmad Fauzi, Kasat Sa­bhara AKP JW Sijabat, Kapolsek Barumun Huayan Harahap, Kapolsek Sosa AKP Henman Limbong SP, Kapolsek Barumun Tengah AKP Agus M Butar-Butar, dan Kapolsek Sosopan AKP Bantu Sihombing.

Dimana sebelumnya massa mencapai ribuan orang membakar belasan kafe remang-remang yang diduga sebagai tempat mesum di wilayah Kecamatan Barumun dan Lubuk Barumun, Jumat (6/3/2015) yang lalu. (BS-032)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bulog Minta Pemko Sidimpuan Lunasi Tunggakan Dana Raskin

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*