Kapolri Imbau Pengguna Media Sosial Hormati Presiden

Jakarta,  Kapolri Jenderal Pol Sutarman memberi imbauan bagi para pengguna media sosial. Sebaiknya jangan melakukan penghinaan di media sosial. Baik kepada sesama masyarakat juga kepada presiden.

Tak sedikit masyarakat yang berbuat seenaknya di media sosial. Memaki-maki dan menghina, termasuk menghina presiden. Sesuai aturan bisa dipidana.

“Iya saya kira masyarakat sudah harus tahu, siapa lagi yang menghormati presiden kita, lambang negara kita kalau bukan kita, itu merupakan bangsa Indonesia,” jelas Sutarman di kompleks Istana, Jakarta, Senin (3/11).

Sedang terkait kasus Arsyad, Sutarman memastikan bahwa proses hukum untuk tukang tusuk sate yang menghina Jokowi dengan merekayasa foto itu tetap berlanjut walau penangguhan penanahan dilakukan.

“Proses hukumnya jalan, hanya ditangguhkan penahannnya,” tutup dia. (dtc)

/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*