Karena Alas Hak Tanahnya Tidak Berdasar – PN. Padangsidimpuan Kalahkan Gugatan Ahmad Khoir Hasibuan

[iklan size =’gambar’]Majelis hakim Pengadilan Negeri Padangsidimpuan yang diketuai Faisal,Sh.,MH dan M. Shobirin,SH.,M.Hum serta Ferry Hardiansyah, SH, MH dalam perkara perdata No. 11/Pdt.G/2013/PN.PSP minggu lalu Selasa (29/4) telah memutuskan perkara tentang tuduhan penyerobotan lahan yang terletak di Desa Pudun Jae Kec. Psp. Batunadua Kota Padangsidimpuan seluas ± 1 Ha antara H. Ahmad Khoir Hasibuan selaku Penggugat dengan Siti Kholijah Hasibuan Dkk selaku Para Tergugat dengan putusan menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima. “Benar, gugatan Penggugat (H. Khoir Hsibuan) telah diputus PN. Padangsidimpuan tanggal 29 April 2014 dalam perkara No. 11/Pdt.G/2013/PN.PSP dan gugatan itu dinyatakan tidak dapat diterima oleh Majelis hakimnya” Demikian diterangkan kuasanya Ahmad Marwan Rangkuti,SH di kantor hukum Marwan Rangkuti & Rekan Jl.Perinitis Kemerdekaan No. 16 B-Padangsidimpuan pada wartawan Rabu (7/5).

Marwan yang juga alumnus UISU Medan menambahkan bahwa dengan adanya putusan itu, dasar hukum H. Khoir Hasibuan belum berdasar dengan mengklaim lahan yang dikuasai dan dikelola klien kami merupakan haknya, karena selain adanya putusan tersebut, terungkap juga dipersidangan bahwa alas hak yang dijadikan dasar Penggugat diduga Palsu karena tanda tangan saksi yang terdapat didalam Akta jual Beli milik Penggugat atas nama Nakman harahap diterangkannya adalah bukan tanda tangannya serta nama-nama penjual lahan sengketa tidak mengikut sertakan ibu kandung Siti Kholijah Hasibuan yang bernama Ngatinam sedangkan Ngatinam merupakan ahli waris dari nama penjual yang terdapat didalam akta H. Khoir hasibuan.” Jikapun benar ada jual beli lahan sengketa itu kepada H. Khoir Hasibuan mengapa saksi yang tanda tangannya tercantum dalam AJB itu mengaku tanda tangan Nakman Harahap bukanlah tanda tangannya dan juga menagapa selaku istri sah Penjual (Ngatinam) tidak disertakan dalam jual beli lahan tersebut karena lahan itu merupakan harta bersama mereka, bukankah jual beli itu cacat hukum? Ujar Marwan.

Baca Juga :  Unjuk Rasa Format di Kantor WalKot Padangsidimpuan Ricuh, Satpol PP & Mahasiswa Saling Dorong

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, dikethui bahwa H. Ahmad Khoir Hasibuan telah mengajukan gugatan kepada PN. Padangsidimpuan karena menurutnya lahan sengketa yang sekarang dijadikan kaplingan perumahan dijalan Baru Pudun Jae itu merupakan lahan yang telah dibelinya dari ayah Siti Kholijah Hasibuan yakni alm. Soib Hasibuan dan juga abang nya bernama Alinafiah hasibuan, namun anehnya ibu kandung dan istri alm. Soib Hasibuan tidak terdapat tanda tangannya didalam AJB milik Khoir hasibuan.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*