Kasus Dugaan Korupsi di Dinkessos Palas

Mantan bendahara Dinkessos Padang Lawas Khoirun Asran Daulay, merupakan tersangka tunggal kasus dugaan korupsi dana operasional Dinkessos triwulan pertama yang bersumber dari APBD Palas tahun anggaran 2009. Dalam kasus tersebut, kerugian negara sebesar Rp219,4 juta.

“Dalam perkara dugaan korupsi di Dinkessos, berdasarkan hasil pengembangan dan pemeriksaan kita, tidak ada tersangka lain selain KAD. Karena KAD sudah mengakui sendiri terkait kasus itu,” kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Sibuhuan H Ramlan Harahap SH kepada METRO, Selasa (22/3).

Disebutkan Ramlan, saat ini jaksa penyidik sedang mempersiapkan berkas tersebut untuk diberikan kepada jaksa penuntut umum (JPU) dan diteliti. Setelah itu barulah berkasnya diserahkan ke pengadilan untuk disidangkan perkaranya jika sudah lengkap menurut pengadilan nantinya.

“Pemeriksaan sudah selesai dilakukan, berkasnya juga sudah siap, dan tinggal diteliti pihak JPU untuk dilimpahkan. Rencananya berkas akan dilimpahkan ke pengadilan satu atau dua tiga hari ini,” terang Kacabjari.

Untuk diketahui, sebelumnya Khoirun sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) sekitar 1,2 tahun lamanya. Khoirun akhirnya menyerahkan diri Kamis (24/2) lalu sekira pukul 08.00 WIB ke Kejaksaan. Setelah menyerahkan diri, tersangka dititipkan di Rutan Cabang Sibuhuan dalam keadaan sehat, dan pihak Kejaksaan berusaha bagaimana menindaklanjuti kasus dugaan korupsi itu hingga tuntas.

Kasus dugaan korupsi itu terungkap dari laporan Pemkab Palas ke Kejaksaan yang ditandatangani Sekadakab Palas saat itu Syahrul Mulia Harahap. Khoirun menjadi DPO Kejaksaan setelah tidak memenuhi lima kali panggilan Kejaksaan. Dua panggilan alasan sakit, namun tiga kali panggilan lagi tanpa ada alasan jelas.

Baca Juga :  Syukuran Adat Pembangunan PLTA

Khoirun ditetapkan sebagai tersangka karena tidak bisa mempertanggungjawabkan dana operasional Dinkessos triwulan pertama tahun 2009 sebesar Rp219.473.375 seperti pertanggungjawaban perjalan Dinkes dan kegiatan operasional puskesmas. (amr) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*