Kasus Dugaan Korupsi PS Sidimpuan Rp2,7 M – Kejari Didesak Segera Tetapkan Tersangka

Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) Kota Padangsidimpuan (Psp) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Psp untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan manipulasi data dan dana di tubuh Persatuan Sepakbola (PS) Sidimpuan.

Ketua AMPBB Andi Lumalo didampingi Hajrul Aswad dan lainnya kepada METRO, Rabu (30/6) mengatakan, pihaknya meminta Kejari Psp untuk tidak lagi memperlambat penetapan tersangka hingga tanggal 22 Juli sesuai keterangan yang disampaikan Kasi Intel Polim SH beberapa waktu lalu.

“Kalau memang sudah lengkap, kenapa harus dilama-lamakan lagi, langsung saja ditetapkan tersangkanya agar bisa langsung diajukan ke pengadilan. Kita tidak ingin kesannya penetapan tersangka kasus PS Sidimpuan ini sengaja diperlambat karena ada kepentingan segelintir oknum tertentu. Kita ingin keadilan ditegakkan dan kita sangat mendukung kinerja Kejari Psp agar kasus ini diselesaikan secepatnya,” tegas mereka.

Untuk itu dalam waktu dekat, kata Andi, pihaknya akan melakukan aksi turun ke jalan dan menyuarakan hal ini kembali dan mendesak Kejari Psp untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan manipulasi data dan dana di tubuh PS Sidimpuan.

“Minggu depan kita berencana akan melakukan aksi turun ke jalan untuk mendesak Kejari Psp segera menetapkan tersangka. Soalnya banyak isu dan rumor yang beredar menyebutkan Kejari Psp kurang tegas dalam masalah ini. Selain dalam bentuk aksi mendukung Kejari Psp, aksi turun ke jalan ini juga sebagai bentuk desakan kepada Kejari untuk segera melimpahkan kasus ini ke pengadilan,” tambah mereka.

Baca Juga :  CDS (Centre of Development Study) USU: SARASI unggul

Sebelumnya Kajari Psp Indransyah Johan melalui Kasi Intel Polim Siregar SH kepada wartawan mengatakan, paling lambat tanggal 22 Juli mendatang Kejari Psp akan segera menetapkan siapa-siapa saja tersangka dalam kasus dugaan manipulasi data dan dana di PS Sidimpuan pada tahun 2008 sebesar Rp2 miliar, dan tahun 2009 sebesar Rp740 juta. Sebab status kasus tersebut saat ini telah dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Sebelumnya Kejari Psp juga sudah memeriksa sejumlah pejabat dan mantan pejabat Pemko Psp khususnya yang duduk di kepengurusan PS Sidimpuan (sebelum tahun 2008 namanya Persatuan Sepakbola Kota Padangsidimpuan atau PSKPS). Yakni, bendahara PS Sidimpuan Julkarnaen, Wakil Manajer PS Sidimpuan Hadi Ashari (Kepala Bappeda Psp), Kadispora Psp Solih Pulungan, Wakil Ketua Umum Sarmadhan Hasibuan (Sekda Psp), Bendahara KONI Sahat Tua Sinaga (mantan anggota DPRD Psp periode 2004-2009) dan lainnya.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Kasus_Dugaan_Korupsi_PS_Sidimpuan_Rp27_M

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*