Kasus Dugaan Korupsi TPAPD Tapsel tahun 2005 – Terdakwa Sakit, Sidang Ditunda

Sidang pembacaan replik atau tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi terdakwa kasus dugaan korupsi Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Tapsel tahun 2005 sekitar Rp1.590.944.500, yaitu mantan Pemegang Kas (PK) Sekretariat Pemkab Tapsel, Amrin Tambunan (46), batal digelar Selasa (8/11), karena terdakwa sakit. Akhirnya, sidang ditunda dan dilanjutkan hari ini, Rabu (10/11).

Ketua majelis hakim, Efiyanto SH, menerima surat keterangan sakit terdakwa dari JPU yang dikeluarkan pihak Puskesmas Padang Matinggi Nomor 133/SKS/2010 dan ditandatangani dr H N Syafran. “Kita minta terdakwa dihadirkan besok (hari ini Rabu (10/11), red) agar sidang bisa dilanjutkan ke sidang putusan sela,” pesan Efiyanto SH kepada JPU.

Sementara, dr H N Syafran yang dikonfirmasi METRO melalui telepon selularnya, mengaku tidak bisa memberitahukan sakit yang diderita Amrin Tambunan. Sebab, hal tersebut merupakan rahasia jabatan dan sesuai sumpah. Ia bisa menyampaikan rekam medis Amrin Tambunan kalau diminta oleh penyidik. “Memang begitu, kecuali ada permintaan dari penyidik termasuk jaksa, baru kami sampaikan rekam medisnya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pada sidang pembacaan eksepsi terdakwa melalui salah satu penasehat hukumnya, Heddy Raja SH, Kamis (4/11) lalu, Heddy Raja berpendapat dakwaan JPU tidak cermat, tidak lengkap dan tidak jelas.

Heddy Raja menegaskan, dalam dakwaannya telah melanggar azas tiada pidana tanpa perbuatan pidana atau tiada pertanggung jawaban pidana tanpa perbuatan pidana dan tiada pidana tanpa kesalahan, bahwa pertanggung jawaban pidana dalam hal terjadinya penyalahgunaan wewenang oleh pemegang jabatan.

Baca Juga :  Hajar Brescia, Milan Kokoh di Puncak

Sedangkan dakwaan JPU yang dibacakan Sartono Siregar SH, pada sidang perdana pembacaan dakwaan beberapa waktu lalu menyebutkan Amrin Tambunan melanggar Pasal 2 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dalam perkara dugaan korupsi TPAPD sekitar Rp1.590.944.500 TA 2005 di Pemkab Tapsel. JPU juga mendakwa Amrin Tambunan dengan dakwaan subsider melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana dan pada dakwaan lebih subsider. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*