Kasus Dugaan Manipulasi Dana PS Sidimpuan Rp2,7 M – Tersangka Segera Ditetapk

Kejaksaaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan (Psp) akan meningkatkan kasus dugaan manipulasi dana dan data di tubuh Persatuan Sepak Bola (PS) Sidimpuan sebesar Rp2,7 miliar ke tingkat penyidikan, sebelum tanggal 22 Juli.

Bersamaan dengan itu pula, akan ada orang-orang yang ditetapkan menjadi tersangka. “Kalau statusnya sudah ke tingkat penyidikan, tentunya kita juga sudah tetapkan siapa tersangka, dan itu pasti. Kita akan naikkan statusnya sebelum tanggal 22 Juli mendatang,” kata Kepala Kejaksanaan Negeri (Kajari) Psp, Indrasyah Johan SH melalui Kasi Intel, Polim Siiregar SH kepada wartawan, Selasa (8/6) di ruang kerjanya.

Ketika ditanya siapa saja yang akan dijadikan tersangka dan berapa orang jumlahnya, Kasi Intel menolak menjawab dengan alasan masih belum bisa dipublikasikan karena masih status penyelidikan. Namun, sebut Polim, jika nantinya kasus tersebut sudah di tingkat penyidikan, maka akan diberitahukan siapa saja yang ditetapkan menjadi tersangka. “Belum bisa kita kasih tahulah, nantikan ada waktunya,” ucapnya.

Diutarakan Polim, selain pengurus PS Sidimpuan (dulunya bernama PSKPS, red), pihaknya juga telah memintai keterangan sejumlah saksi lainnya yakni, enam pemain lokal PS Sidimpuan, khususnya tentang kontrak para pemain dengan pihak manajemen.

Mengenai siapa-siapa saja yang masih akan dipanggil untuk memberikan keterangan, Polim menjelaskan, yang akan dipanggil masih orang-orang yang duduk di kepengurusan PS Sidimpuan, untuk lebih mendalami permasalahan PS Sidimpuan.

Sementara untuk mantan Ketua KONI Psp Anwar Panjaitan dan juga mantan Kadispora Psp Asgul Dalimunthe, Polim mengatakan, belum bisa dipanggil. Sebab keduanya adalah anggota DPRD Psp dan Tapsel, dan harus ada izin dari Gubernur Sumut terlebih dahulu.

Baca Juga :  Polres Sidimpuan Tangkap Bandar Sabu

“Kita masih belum ada menyurati Gubsu terkait pemanggilan keduanya untuk dimintai keterangan dikarenakan sampai saat ini, keduanya masih belum perlu dimintai keterangannya. Tapi yang pastinya, keduanya juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan,” bebernya.

Ketika ditanya apa saja pelanggaran atau perbuatan yang melawan hukum dalam kasus PS Sidimpuan tersebut, Polim enggan menjawab. Namun, dia menyebutkan, salah satu di antaranya adalah dugaan adanya kesalahan dalam kontrak pemain.

“Penyelidikan masih terus kita lakukan khususnya untuk pendalaman sebelum kasus ini kita naikkan statusnya menjadi penyidikan,” tuturnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Kejari Psp telah memintai keterangan sejumlah saksi dari pengurus PSKPS (namanya berubah tahun 2008 menjadi PS Sidimpuan), terkait dugaan manipulasi dana dan data tahun 2008 dan 2009 yang diduga merugikan negara sebesar Rp2,7 miliar, baik itu pejabat maupun mantan pejabat di Pemko Psp.

Di antaranya, bendahara Julkarnaen, wakil manajer Hadi Ashari saat ini Kepala Bappeda Psp, wakil ketua umum Sarmadhan Hasibuan saat ini Sekdako Psp, Kadispora Solih Pulungan, bendahara KONI Sahat Tua Sinaga yang juga mantan anggota DPRD Psp, dan Kadispenda, Bukhori Siregar yang dimintai keterangannya tentang mekanisme pencairan dana.

Mantan Kadispora Psp Asgul Ildihan Dalimunthe kepada METRO, beberapa waktu lalu mengatakan, tahun 2007 lalu ada anggaran untuk kontrak sebanyak 27 orang pemain sebesar Rp2 miliar.

Baca Juga :  Pejabat Akui Ada Konflik Bupati dan Wabup Madina

Di mana sekitar Rp1 miliar sudah di salurkan kepada PSKPS melalui KONI Psp untuk kontrak pemain dimaksud. Setelah itu pada pertengahan tahun 2008, dirinya tidak lagi menjabat sebagai Kadispora dan digantikan oleh Solih Pulungan.

Ketua Fraksi Demokrat (FD) DPRD Kota Psp, H Khoiruddin Nasution SE kepada METRO, Selasa (8/6), mendukung langkah Kejari Psp yang akan segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan manipulasi dana dan data di PS Sidimpuan. Bahkan Khoiruddin meminta Kejari untuk mempercepat prosesnya agar masyarakat segera mengetahui apa sebenarnya yang terjadi di tubuh PS Sidimpuan dan siapa-siapa saja tersangkanya.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Kasus_Dugaan_Manipulasi_Dana_PS_Sidimpuan_Rp27_M

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*