Kasus Horupsi Tapsel Harapan Hampa

Harapan masyarakat Sumut untuk mendapatkan penegakan supermasi hukum terhadap para koruptor yang dilakukan oleh instansi hukum seperti polisi, jaksa dan hakim akan berkurang. Sampai saat ini, tersangka korupsi yang ditangani instansi hukum banyak yang mengambang.

Dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel tahun 2005  yang diduga melibatkan Rahudman Harahap yang saat itu menjabat Sekda Tapsel, ternyata sampai saat ini aparat penegak hukum belum mampu menetapkan Walikota Medan tersebut sebagai tersangka.

Sat III Tipikor Poldasu hanya mengenakan sang Walikota Medan ini sebagai saksi, walaupun Bendahara Sekda Amrin Tambunan yang saat ini mendekam di sel tahanan Mapoldasu. Karena menjadi tersangka dalam kasus ini telah menyebutkan secara lisan bahwa dana TPAPD tersebut  diserah kepada Rahudman Harahap.

Berita Acara Pemeriksaan(BAP) dalam kasus ini telah 3 kali mondar mandir dari Poldasu ke Kejatisu karena dianggap penyidik Kejatisu masih kurang lengkap.

Direskrim Polda Sumut, Agus Andrianto, kepada Waspada Online menyebutkan, dalam kasus ini Rahudman hanya sebagai saksi. Disebutkan bahwa dalam penanganan kasus ini, Poldasu tidak mau di intervensi secara politik yang intinya  memperalat Poldasu dalam kasus ini.

“Kami menjalankan proses hukum sesuai dengan prosedur dan Poldasu tak ingin diperalat dalam kasus ini,” ungkap Agus, malam ini.

Sementara itu, dalam mendukung upaya Poldasu untuk mengusut tuntas kasus ini, sejumlah mahasiswa mengatas namakan Gerakan Mahasiswa Angkola Sipirok mendatangi Markas Besar Kepolisian Daerah Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Mereka minta Poldasu untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Amrin tambunan diduga melibatkan Rahudman.

Baca Juga :  Indonesia XI Taklukkan Fulham U-21

Menariknya, Kapolda Sumut juga sempat angkat bicara. Katanya, kasus dugaan korupsi Amrin diduga melibatkan Rahudman, akan digelar. Namun setelah Poldasu menggelar kasus ini dan memanggil Rahudman, ternyata sang Walikota Medan tersebut hanya dijadikan saksi dalam kasus ini.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=134959:kasus-korupsi-tapsel-harapan-hampa&catid=77:fokusutama&Itemid=131

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*