Kasus Korupsi APBD Kab. Langkat – Dorce Kembalikan Uang Sawer Syamsul ke KPK

Siapa sangka, gara-gara uang Rp3 juta, peristiwanya pun sudah 10 tahun silam, kini harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Artis dan presenter kocak, Dorce Gamalama, kemarin harus datang ke gedung KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat.

Pasalnya, Dorce termasuk salah satu penerima aliran dana uang rakyat Langkat. Dia pun mengembalikan uang Rp3 juta ke penyidik KPK. Uang itu diterima Dorce dari Syamsul Arifin saat dia manggung di Pangkalan Brandan, sekitar tahun 2000 silam.

Uang yang dikembalikan itu merupakan uang sawer yang diberikan Syamsul. Jadi masalah, lantaran Syamsul tak mau merogoh kantongnya sendiri untuk menyawer Dorce. “Jadi waktu itu show, 10 tahun lalu, bersama Pak Syamsul Arifin. Saya dibayar honor. Tapi saya dikasih hadiah lagi sebesar itu. Untung uangnya Rp3 juta. Kalau Rp1 miliar, wooww….Uang sebagai uang saweran, tapi ternyata itu uang APBD,” terang Dorce kepada wartawan yang mencegatnya di tangga pintu gedung KPK, kemarin (22/9), usai menjalani pemeriksaan.

Sebenarnya yang diterima Dorce lebih besar lagi, yakni Rp50 juta. Hanya saja, uang itu resmi honornya sebagai artis. Barangkali juga ada pertanggungjawabannya, sehingga yang Rp50 juta itu malah tak dipersoalkan KPK. “Tadi oleh KPK tidak menanyakan honor yang saya dapat,” ujar Dorce yang kemarin mengenakan stelan serba merah, termasuk jilbabnya yang merah menyala. Pada lehernya tergantung asesoris semacam kalung manik-manik. Dia tampak begitu percaya diri menghadapi wartawan.

Malahan, dia bersyukur karena dengan dipanggilnya dia ke KPK, maka dirinya bisa membersihkan aliran darah di badannya yang berisi itu dari bau haram. “Saya tak mau badan saya, yang dimakan haram,” ujarnya. Dia mengaku memetik pelajaran dari kasus ini. Ke depan, jika menerima bayaran dari yang mengundangnya manggung, maka akan ditanyakan dulu sumber uang bayaran itu.

Apakah merasa tertipu oleh Syamsul? Dia mengatakan, tidak. Yang penting baginya bisa mengembalikan uang itu ke KPK. “Gua bangga bisa mengembalikan uang haram itu,” ujarnya. Ditanya apakah akan menuntut Syamsul karena ternyata disawer dengan uang APBD, Dorce menjawab,” Nggak ada nuntut-nuntut lah.”

Baca Juga :  Dampak Gempa, Trafik XL dan Telkom Melonjak Tiga Kali Lipat

Disebutkan, para penyidik KPK juga tidak memaksanya untuk mengembalikan uang itu. Dia pun cerita, para penyidik baik-baik, dan tak pernah melakukan pemaksaan. Dengan pengalamanya itu, dia meminta agar para artis yang tersangkut kasus serupa, tidak takut jika dipanggil KPK. “Kayak Fitria (Fitria Elvi Sukaesih, red), dia cuman artis, bukan rekanan,” ucapnya.

Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan, memang Dorce tidak bisa dijerat. Pasalnya, selain dia bukan pejabat penyelenggara negara, dia tentunya juga tak tahu asal usul uang sawer itu. “Kalau hanya nyanyi, dibayar, ya gak kena,” ujar Johan. Namun, katanya, Dorce tetap termasuk salah satu penerima aliran dana APBD.

Abdul Wahab Dalimunthe

Juga Jadi Saksi

Selain Dorce, kemarin yang dimintai keterangan sebagai saksi adalah anggota Komisi II DPR (F-Partai Demokrat), Abdul Wahab Dalimunthe. Selain itu, Nasir Wahab, yang juga Komisaris PTPN Tanjung Morawa dam Taufik Siregar, yang merupakan Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPAKD) Langkat. Dan yang tak ketinggalan, mantan Bendahara Umum Pemkab Langkat, Buyung Ritonga.

Usai menjalani pemeriksaan, Abdul Wahab yang kemarin mengenakan baju semacam jaket, yang didalamnya baju motif kotak-kotak, tidak banyak berkomentar. Berkali-kali wartawan mengajukan pertanyaan, dia hanya menjawab sekenanya saja. Ditanya berapa pertanyaan yang diajukan penyidik ke dirinya, mantan Ketua DPRD Sumut itu hanya menjawab,”Hanya sedikit.” Terkait siapa kok dipanggil? “Adalah, seseorang,” cetusnya, sembari terus berjalan disertai seorang ajudannya yang membawa tas. Dia jalan kaki dari pintu utama gedung KPK, hingga ke pintu gerbang, pinggir jalan. Di sana dia baru naik mobil yang membawanya pergi.

Sementara, kepada koran ini, Direktur Penyidikan KPK, Ferry Wibisono menjelaskan, saksi kasus Langkat jumlahnya memang banyak. Fery juga mengatakan, sejumlah saksi sudah mengembalikan yang ke penyidik. Hanya saja, dia mengaku tidak hapal betul berapa total nominalnya, termasuk siapa saja yang sudah mengembalikan. “Tapi nilainya memang kecil-kecil, tapi kalau ditotal ya banyak” ujar Ferry di gedung KPK, kemarin.

Dia mengatakan, sekecil apa pun dana yang diterima saksi, maka tetap harus dilakukan pemeriksaan. “Seperti Dorce itu,” sebutnya.

Baca Juga :  Wali Kota Tj Balai Diduga Terlibat 3 Kasus Korupsi - Tak Pernah Diperiksa Kajari

Dikatakan, pada pekan depan akan banyak saksi yang mengembalikan uang. “Karena ada sebagian saksi yang sudah berkomitmen akan mengembalikan uang. Sebagian sudah mengembalikan. Minggu depan banyak yang akan mengembalikan,” kata Ferry.

Dijelaskan Ferry, selain fokus ke saksi penerima dana, penyidik KPK juga mulai melakukan pelacakan aset-aset milik pihak-pihak yang terkait perkara ini. “Sebagian sudah kita blokir,” ucapnya. Dia memberi contoh, penyitaan sejumlah Panther beberapa waktu lalu merupakan bagian dari tahapan ini.

Dijelaskan, selain melacak dan memblokir aset, penyidik saat ini juga sedang memeriksa detil kerugian negara dalam kasus Langkat ini. “Sambil berjalan, kita hitung kerugian negaranya,” tambahnya. Ferry juga menjelaskan mengenai koordinasi KPK dengan Kejaksaan Tinggi Sumut. Antara penyidik KPK dengan tim penyidik Kejatisu, lanjutnya, mulai membagi-bagi barang bukti, mana yang akan dipegang penyidik KPK, dan mana yang akan dipegang penyidik Kejatisu.

Seperti diberitakan, dalam beberapa hari belakangan ini, KPK terus mengembangakn penyidikan, dengan memanggil sejumlah saksi. Tidak hanya kalangan politisi, keluarga Syamsul Arifin dan sejumlah wiraswasta, perkara dengan tersangka mantan Bupati Langkat Syamsul Arifin itu juga menyeret keluarga artis. Fitria, putri pedangdut ternama Elvi Sukaesih, Senin (20/9) dimintai keterangan oleh tim penyidik.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Dorce_Kembalikan_Uang_Sawer_Syamsul_ke_KPK

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*