Kata Media Spanyol Tentang El Clasico Jilid 161

Beragam headlines menarik dipaparkan oleh media-media Spanyol hari ini untuk hasil El Clasico edisi 161 hari kemarin, apa saja kata mereka tentang mega duel Barca versus Madrid ini?

Kata-kata semacam, “Penyiksaan”, “Dipermalukan”, dan “Konyol nan memalukan” begitu ramai digunakan di media Spanyol, menyoroti hasil 5-0 yang sangat terlihat tak berimbang ini.

Padahal sebelum laga kemarin itu, Real Madrid berangkat bermodalkan catatan 19 laga tak terkalahkan, baru kebobolan 6 biji gol di kompetisi Liga domestik serta memimpin La Liga unggul 1 poin dari sang rival utamanya tersebut.

Siapa yang mengira mereka malah menjadi bulan-bulanan anak asuh Pep Guardiola yang begitu mendominasi total. Blaugrana memang tampil lebih superior dibanding Los Blancos, gol cepat Xavi membuka angka perdana, disusul gol Pedro Rodriguez, dua gol David Villa, serta gol tutupan Jeffren Suarez di menit akhir.

Kekalahan telak ini menjadi kekalahan pertama Mourinho sebagai pelatih Real Madrid dan juga rekor terburuknya sebagai pelatih, kekalahan 5-0 adalah hasil yang baru pertama kali ia dapat sejak ia berkarir hingga hari ini.

Sementara di lain sisi hasil itu akhirnya menorehkan rekor tersendiri bagi pelatih Barcelona, Josep Guardiola. Dia merupakan pelatih pertama yang mampu membawa timnya menang di El Clasico lima kali berturut-turut.

Harian olah raga berbasis di Catalunya, Sports memilih foto bergambar tangan yang terhampar dengan tajuk, “5-0, Tamparan untuk Mourinho, Pembantaian, dipermalukan dan memimpin!”

Baca Juga :  Fergie: Chelsea Bakal Terpeleset

Ada juga kalimat tambahan yang berbunyi, “Pelajaran sepak bola dari Barca untuk Madrid yang harus mereka terima, menjadi sejarah lain penyiksaan di Nou Camp,”

“Lembaran emas lain milik Barca, laga spektakuler yang membuat mereka mempermalukan sang rival hingga tampak konyol, hal memalukan yang membuat mourinho hanya bisa bersembunyi di bangku cadangan, seluruh dunia melihat bahwa mereka belum lah tim layaknya Barca,”

El Mundo Deportivo surat kabar lain yang juga berbasis di Barcelona, memajang foto Valdez dan Pique yang bergandengan tangan dan mengangkat tangan mereka ke udara, dengan tulisan ‘Madrid Meronta-ronta’

Dua media di atas adalah dua media yang memang pro Barcelona karena keduanya berada di Catalunya, sementara di bawah ini adalah media yang bersentra di Madrid yang biasanya selalu pro kepada los Blancos.

Marca memuji Barca, namun juga sedikit menuding wasit Eduardo Iturralde Gonzalez, “Simfoni yang tak terlupakan, Barca menghancurkan Madrid yang mengecewakan, pelajaran yang berkelas, serta kekalahan terbesar tim milik Mourinho.”

Sementara AS nyaris sependapat, memajang foto Bojan dan Khedira yang menahan Sergio Ramos ketika mendapatkan kartu merah dengan tajuk “Terhempas dan compang-camping”

Dalam kolom mereka, AS juga menulis “Barcelona menari melawan Madrid yang tanpa jiwa, mereka tidak memiliki jawaban untuk sentuhan sepak bola milik Barca,”

Sementara surat kabar non olah raga yang memiliki oplah terbesar di Spanyol, dan cenderung netral El Pais dalam kolom olah raga mereka menulis “Sejarah dari festival Azulgrana, pelajaran sepak bola super Barca untuk Madrid yang impoten dengan lima gol yang akhirnya membuat mereka mengklaim tahta La liga,”

Baca Juga :  Lindas Kameramen, Maradona Minta Maaf

El Mundo juga menuliskan ke dalam halaman depan mereka, “Barcelona untuk sekali lagi berhasil mempermalukan Real Madrid,”  (kapanlagi.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*