Kawasan Pasar Sangkumpal Bonang Semrawut ; Pondok Maksiat Menjamur

Pasar Sakumpal Bonang Sidimpuan (analisa)

P.Sidimpuan, (Analisa), Sejumlah ruas jalan kawasan pasar Sangkumpal Bonang yang terletak di pusat Kota Padangsidimpuan semrawut. Pantauan Analisa, Jumat (17/6), salah satu penyebab kemacetan adalah parkir kendaraan baik roda dua maupun empat yang sembarangan, bahkan di badan jalan. Selain itu, para pengendara juga kerap menjadikan jalan satu arah menjadi dua arah.

Parahnya pedagang kakilima bebas memakai badan jalan dan trotoar untuk menjajakan dagangannya.

Kondisi ini, mengakibatkan kesemrawutan disepanjang kawasan pasar tersebut karena badan jalan menjadi sempit. “Kawasan jalan di pasar Sangkumpal Bonang ibarat pasar malam, yang bebas berlalu lalang,”ujar Juliana (25) salah seorang pengendara roda empat yang kerap melintas dikawasan tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Riswan (40) pengendara roda dua warga Jalan Kenanga Kota P.Sidimpuan yang mengaku jera melewati kawasan Sangkumpal Bonang.

“Banyak waktu tersia-siakan jika melintas dikawasan itu. Bayangkan sudah jalan menyempit akibat parkir sembarang dan pedagang kakilima, jalan yang seharusnya satu arah malah dijadikan dua arah,” ungkapnya.

Riswan mengaku heran karena pihak yang berwenang terkesan tidak mau tahu dengan kondisi itu. “Kemana para petugas yang berwenang, kondisi kesemrawutan terkesan dibiarkan,”tanyanya.

Diharapkan, kondisi ini dapat diatasi secepatnya, karena jika tidak akan menjadikan image negatif terhadap wajah Kota P. Sidimpuan yang kini tengah mempersiapkan diri menjadi ibukota Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng).

Baca Juga :  Tak Punya Jamkesmas, Seorang Kakek Dari Sidangkal P.Sidimpuan Ditolak Berobat

Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat juga Ketua Partai Demokrat Kota P. Sidimpuan H Khoiruddin Nasution, SE mengungkapkan, kesemberawutan kawasan Sangkumpal Bonang merupakan salah satu cerminan kelemahan Pemko P.Sidimpuan dalam menciptakan kota yang tertib dan asri.

Menurutnya, Pemko Sidimpuan melalui Satpol PP dan Dishub mampu menertibkan kawasan tersebut, namun tidak dilakukan. “Gimana kawasan itu bisa tertib, jika Satpol PP dan Dishub hanya sesekali melakukan penertiban,” katanya.

Menjamur

Selain pasar Sangkumpal Bonang, kondisi memperihatinkan juga terlihat di kawasan Jalan By Pass tepat arah menuju Batunadua. Pondok-pondok berukuran 2×2 meter dengan dinding tertutup trapal/plastik menjamur di kawasan jajanan ringan tersebut.

Informasi dihimpun Analisa, keberadaan pondok-pondok tersebut meresahkan masyarakat. Pasalnya tempat itu kerap dijadikan sebagai lokasi maksiat.

Diharapkannya, pihak yang berwenang dapat segera turun tangan dengan melakukan penertiban terhadap pondok-pondok tersebut. (hih)

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*