Kawasan Sumbagut Diselimuti Asap

MEDAN – Kawasan Sumatera Bagian Utara yaitu Sumut, Aceh, Riau dan Sumbar diselimuti asap tabal akibat kebakaran hutan, kata staf BMKG Wilayah I di Medan, Rabu (6/7).

Asap tebal terparah sejak Senin hingga Rabu (4-5-6/7), bahkan tepantau 259 titik api akibat kebakaran hutan, kata Mega Sirait, staf bagian data dan informasi pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I stasiun Bandara Polonia Medan, Rabu (6/7).

Kata Mega, dari titik api yang terpantau melalui satelit National Oceanografi Atmoferit (NOA), titik api terparah di kawasan Riau, kemudian disusul kawasan Labuhan Batu Sumatera Utara.

Sebenarnya kebakaran hutan di Sumut juga terjadi di kawasan Mandailing Natal (Madina), Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara serta Aceh dan Sumatera Barat juga terjadi kebakaran hutan disana.

Sementara asap banyak berhembus yang menjadi gelap kawasan Medan yaitu berasal dari Labuhan Batu, karena arah angin dari sana berhembus ke Medan.

“Kalau kondisi cuaca ini terpacu meningkat panas, masyarakat perlu diingatkan meningkatkan kewaspadaan kebakaran terutama kawasan pemukiman padat penduduk, kata Sirait.

Namun dia menyatakan, untuk pergerakan penerbangan di Bandara Polonia Medan belum terganggu,  jarak tembus pandang sejak pagi hingga siang mencapai 3000 meter. “Hingga Rabu sore penerbangan di bandara tidak ada kendala,” ujarnya.

P. Sembiring, pekerja Bandara Polonia Medan saat dikonfirmasi membenarkan, ada gejala muncul asap tebal sejak pagi hingga sore, namun penerbangan ke segala jurusan di Bandara Polonia tidak ada kendala.

Baca Juga :  Gara-Gara Puslabfor Medan Buat Laporan Palsu Di Pengadilan: Kepala Kasi Pidum Kejari Padangsidimpuan Dilempar Kursi

“Yang saya tau semua penerbangan lancar termasuk penerbangan pada rute luar negeri,” kata Sembiring.

waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*