Kawasan Tabagsel Butuh Pembangunan Panti Ganda

MedanBisnis – Padangsidimpuan. Kawasan Tabagsel yang diapit lima kabupaten/kota, membutuhkan pembangunan Panti Ganda untuk panti rehabilitasi mental, panti untuk orang cacat dan panti untuk rehabilitasi PSK. Kebutuhan ini didasari oleh jauhnya lokasi panti ganda, sehingga menyulitkan dalam melakukan pengawasan, pengiriman pasien, bahkan kunjungan keluarga.

Hal itu dikatakan Kadis Sosial dan Tenaga Kerja, Padangsidimpuan, Ali Sutan kepada MedanBisnis, Rabu (23/5) di Padangsidimpuan.

Dia mengatakan, kendala terhadap jauhnya pengiriman pasien panti hingga ke Berastagi membuat operasi yustisia dan penjaringan orang gila (cacat mental) yang dilakukan pemerintah setempat menjadi sia-sia. Pasalnya, biaya operasional jadi membengkak dan bahkan keluarga pasien yang hendak berkunjung juga direpotkan untuk mengeluarkan biaya besar.

“Kalau di sini ada panti ataupun rumah singgah, tentunya membuat upaya pengawasan pemerintah setempat ataupun keluarga pasien, bisa menjadi rutin,” katanya. Sebelumnya, kelima kab/kota telah sepakat, agar segera dibangun panti jompo dan pihaknya juga telah mengusulkannya saat Musrembang di propinsi baru-baru ini.

“Namun, kita belum tahu hasilnya apakah terealisasi atau tidak. Saat itu pihak Dinas Sosial Propinsi masih sebatas menampung, namun tidak diketahui apakah diterima atau tidak, kita berharap agar mereka mau membangunnya di wilayah ini,” katanya.(ck-03)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Baru Dibangun - Tanggul Jalan Desa Aek Malakkut Ambruk

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*