Kebersamaan dan Kerelaan, Demi Selamatkan Remaja di Gua Thailand, Sangat Membuat Bangga

Photo Tim Sepakbola Remaja Thailand yang terjebak di Gua di Provinsi Chang Rai - Img. Facebook

Bangkok – Penyelamatan 12 remaja dan 1 pelatih tim sepakbola yang terjebak dalam gua di Thailand melibatkan lebih dari 1000 orang dari berbagai negara. Selain para ahli, banyak pula sukarelawan yang jadi ‘pahlawan’ untuk menyelamatkan para remaja ini.

thai soccer team rescue Kebersamaan dan Kerelaan, Demi Selamatkan Remaja di Gua Thailand, Sangat Membuat Bangga
Para Tim Penyelamat – Img. www.sportingnews.com

Para remaja yang merupakan tim sepakbola ini terjebak selama 10 hari dalam gua Tham Luang di sisi utara Thailand dan menurut informasi mereka masuk kegua setelah latihan sepakbola untuk merayakan ulang tahun salah satu anggota tim, dan kemudian terjebak saat air membanjiri gua, akibat hujan deras.

Berita terkahir menyebutkan bahwa semua anak yang terjebak dan pelatihnya sudah berhasil dikeluarkan dari gua dalam misi penyelamatan yang sangat berbahaya selama 3 hari dan dibawa ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan pertolongan medis dan theraphy untuk memulihkan kondisi mereka, begitu juga para tim penyelam sudah dalam posisi di luar gua.

3722407 070718 cc thai soccer team img Kebersamaan dan Kerelaan, Demi Selamatkan Remaja di Gua Thailand, Sangat Membuat BanggaOperasi penyelamatan ini tidak hanya menjadi sorotan di Thailand, namun juga di dunia. Tagar #ThaiCaveRescue dibanjiri doa, ucapan penyemangat, hingga ilustrasi tentang penyelamatan para remaja ini. Tim penyelam hingga dokter datang dari mancanegara dan bahu-membahu bersama para penyelamat serta otoritas Thailand.

Selain para ahli, banyak orang yang datang ke lokasi penyelamatan dan membantu dengan keahlian mereka masing-masing. Tenaga hingga kerelaan mereka berikan.

Salah satunya adalah Yo Sato (27). Dia besar di London timur namun kembali ke Thailand untuk mengajar Bahasa Inggris. Dia naik mobil berjam-jam ke lokasi penyelamatan untuk menjadi penerjemah bagi polisi dan tim dari mancanegara.

%name Kebersamaan dan Kerelaan, Demi Selamatkan Remaja di Gua Thailand, Sangat Membuat Bangga
Yo Sato rela jadi penerjemah di kamp penyelamatan remaja yang terjebak dalam gua / Foto: BBC

“Melihat anak-anak ini tetap hidup, mengubah perasaan seseorang. Semua orang bekerja keras. Melihat warga Inggris dan Thailand bekerja sama, ini adalah hal yang paling indah,” kata Yo Sato seperti dilansir dari BBC.

Baca Juga :  Konflik Dua Korea Wartawan Diminta Tinggalkan Yeonpyeong

Makanan adalah hal yang pasti dibutuhkan untuk tim penyelamat sukarelawan, hingga jurnalis yang berkumpul di lokasi. Direktur American School of Bangkok, Lakhana Didyasarin hadir membawa 1.600 hot dog hingga kue.

Bagi Didyasarin, penemuan para remaja itu adalah mimpi yang jadi kenyataan. Dia pun terus menyediakan makanan bagi mereka yang datang.

%name Kebersamaan dan Kerelaan, Demi Selamatkan Remaja di Gua Thailand, Sangat Membuat Bangga
Didyasarin menyiapkan makanan untuk kamp penyelamatan remaja yang terjebak dalam gua / Foto: BBC

Suasana gotong royong terasa di kamp penyelamatan. Warga di sekitar lokasi tak henti-hentinya datang membawa air minum hingga permen untuk dibagikan kepada relawan.

Ada pula sistem untuk memastikan toilet di kamp penyelamatan selalu bersih. Seorang warga bernama Varee Srichai bangga bisa jadi bagian dari penyelamatan remaja ini, meski hanya dengan cara membersihkan toilet.

“Saya akan tetap di sini hingga mereka ditemukan,” kata Srichai.

%name Kebersamaan dan Kerelaan, Demi Selamatkan Remaja di Gua Thailand, Sangat Membuat Bangga
Srichai rela membersihkan toilet di kamp penyelamatan remaja yang terjebak dalam gua / Foto: BBC

Semangat yang sama datang dari seorang polisi bernama Sam Chareanphol. Dia bolak-balik ke kamp penyelamatan untuk mengantar relawan hingga wartawan menggunakan motor.

%name Kebersamaan dan Kerelaan, Demi Selamatkan Remaja di Gua Thailand, Sangat Membuat Bangga
Sam bolak-balik mengantar relawan dan wartawan ke kamp penyelamatan remaja yang terjebak dalam gua / Foto: BBC

Kerelaan hati juga datang dari para petani di sekitar gua tempat remaja terjebak. Seperti dilansir ABC, salah seorang petani bernama Mae Bua Chaicheun langsung menjadi relawan dengan ikut memasak bagi tentara dan penyelam.

Ketika dia pulang, Mae Bua Chaicheun melihat sawahnya dibanjiri air yang berasal dari gua para remaja terjebak. Itu adalah dampak dari penyedotan air di gua itu. Akibatnya, sawah milik Mae Bua Chaicheun rusak.

%name Kebersamaan dan Kerelaan, Demi Selamatkan Remaja di Gua Thailand, Sangat Membuat Bangga
Petani rela sawahnya rusak / Foto: ABC News

Meski demikian, Mae Bua Chaicheun tak peduli. Yang dia inginkan adalah para remaja itu selamat dan bisa keluar dari gua, meski itu sama dengan merusak sawahnya.

“Tidak apa-apa. Saya hanya ingin remaja ini keluar dari gua dengan selamat,” ucapnya.
(detik.com)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*